Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf Di Kendari Untuk Jamin Keamanan Umat Dalam Beribadah

JURNALISWARGA.ID, KENDARI – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berupaya menjamin Keamanan Umat dalam Beribadah dengan memberikan Kepastian Hukum Hak Atas Tanah terhadap Rumah Ibadah. Maka itu, Program Gerakan Nasional Sertifikasi (GNS) Rumah Ibadah dan Pesantren yang dicanangkan Kementerian ATR/BPN terus dipercepat.

Sehubungan dengan Langkah tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto menyambangi Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk memberikan Tiga (3) Sertifikat Tanah Wakaf di Masjid Nurul Ilmi, Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sultra pada Senin (04/09/2023).

Sertifikat Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah ini harus diseriusi karena menyangkut Hak Keamanan Umat Beribadah sehingga, Umat merasa Aman dan Tenang dalam Beribadah ketika Tempat Ibadah Mereka mempunyai Kepastian Hukum,” Ungkap Hadi Tjahjanto.

Baca Juga:  Penurunan Covid-19 di ASEAN Momentum untuk Bangkit Bersama

Adapun Sertifikat Tanah Wakaf diperuntukkan atas Masjid Nurul Ilmi di Kelurahan Labibia yang diterima oleh Darman, Masjid Yusuf Al Ma’un di Kelurahan Mokoau yang diterima oleh Maoliddin serta Masjid Al Islah di Kelurahan Anggoeya yang diterima oleh Irwan Sofyan.

Hadi Tjahjanto menekankan bahwa dalam Penyertifikatan Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah Tidak Ada Diskriminasi dan Pengecualian. Seluruh Tempat Ibadah harus dilindungi agar Masyarakat dapat Beribadah Tanpa Gangguan.

Namun, Hadi Tjahjanto menyatakan bahwa dalam mempercepat Program Sertifikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah ini Kementerian ATR/BPN tidak dapat berjalan sendiri.

“Kalau Kita Lihat di Televisi, Masyarakat sedang Beribadah diusir. Oleh sebab itu, Program yang Saya tambahkan.yakni Mensertifikatkan Tanah-tanah Wakaf dan Tempat Ibadah harus dijalankan dengan Cara Sinergi, Kolaborasi dan Menghilangkan Ego Sektoral,” Tegas Hadi Tjahjanto.

Baca Juga:  Launching Pogram Keluarga Berkualitas PDIP, Puan Tekankan RI Harus Bebas Stunting Guna Cetak Generasi Emas

Pada Momen ini, Menteri ATR/BPN juga memberikan Santunan kepada Anak Yatim-Piatu yang berada di Lokasi Sekitar Masjid Nurul Ilmi.

Turut Hadir dalam Kegiatan tersebut antara lain Anggota Komisi II DPR RI, Hugua, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sultra Asep Heri, Para Kakantah di Provinsi Sultra, Para Bupati/Walikota di Provinsi Sultra serta Forkopimda Provinsi Sultra.

Laporan/Editor : Muhammad Irwansyah (Wartawan Muda PWI Angkatan Ke-26).

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Desakan Keras Usut Dugaan Aliran Dana Rp50 Miliar, BPI KPNPA RI Minta Bareskrim Periksa Razman Nasution

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pernyataan Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution terkait dugaan aliran dana Rp50 miliar untuk menggulirkan isu ijazah palsu milik mantgan...

Pemkab Bogor Tutup Jalan Tegar Beriman Saat CFD, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Bogor, jurnaliswarga.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan kembali menggelar Car Free Day (CFD) di kawasan Cibinong pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Kasus penimbunan pesisir oleh PT Gandasari Shipyard di Bintan kian memanas. Tak lagi sekadar dugaan pelanggaran izin lingkungan, perkara ini kini...

Mensos Gus Ipul Tak kenal Libur, Penyaluran Bantuan Korban Bencana Sumatra Tetap Terlaksana

Jakarta, Jurnaliwarga.id - Penyerahan bantuan dilakukan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melalui sambungan Zoom dari Kantor Kemensos...

Gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Presiden Minta Penyelamatan Warga Jadi Prioritas

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Pemerintah bergerak cepat dalam merespons bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Maluku Utara (Malut), dan...

 

ARTIKEL TERKAIT