PDIP Tak Mau Terburu-buru soal Koalisi sampai Pencapresan: Ada Momentumnya

Jakarta- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya tak mau terburu-buru dan memastikan setiap tahapan Pemilu 2024 dijalankan sebaik-baiknya.

Hal ini disampaikannya kepada awak media saat ditanya berkaitan dengan pembicaraan mengenai koalisi.

“Nanti itu ada tahapan-tahapannya kan. Tahapan itu sekaligus pengaturan suatu energi nasional kita, di mana kita kampanye, di mana kita pendaftaran. Itu semua sudah diatur dan kami mengkuti setiap tahapan. Kami selalu mencoba menjadi yang pertama,” kata Hasto, Minggu (31/7/2022).

Terkait pendaftaran capres-cawapres, dia menuturkan semuanya menunggu momentum yang ada. Sementara untuk caleg, akan ada perhitungannya sendiri.

“Nanti pada saat pendaftaran caleg, pendaftaran capres dan cawapres karena ada hitung-hitungannya, ada momentumnya, ada kalkulasinya. Itu sesuai dengan tradisi kita sebagai kebudayaan yang mewarisi kebudayaan nusantara, pendaftaran caleg, pendaftaran capres-cawapres itu nanti ada hitungan-hitungan hari,” jelas Hasto.

Baca Juga:  Pelaku MA (27) Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap Polisi

Dia pun menjelaskan, terkait komunikasi politik itu sudah dilakukan PDIP. Bahkan, di DPR dengan fraksi lain sudah terus dilakukan oleh Puan Maharani selaku Ketua DPR RI dan Utut Adianto selaku Ketua Fraksi PDIP di DPR.

“Mbak Puan sebagai Ketua DPR juga membangun komunikasi yang intens, baik secara vertikal maupun horizontal dengan jajaran pemerintah negara mupun partai dan pimpinan fraksi,” ungkap Hasto.

Soal kerja sama partai politik lain yang telah dibangun, dia mengungkapkan itu suatu hal yang bagus. Sehingga nanti sama-sama menunjukan prestasi yang telah dibuat ke masyarakat.

“Sehingga nanti pemilu itu nanti menjadi orkestrasi dari prestasi. Itu yang harusnya dibawa dalam peningkatan kualitas demokrasi kita. Orkestrasi dari gagasan di dalam membangun kemajuan Indonesia Raya itu yang disiapkan oleh PDIP. Nanti ada waktunya kan. Kita sekarang sudah bekerja sama dengan Golkar, Gerindra dengan PKB, PPP dengan NasDem kemudian PAN terakhir, jadi tidak ada masalah kerja sama dengan PDIP,” kata Hasto.

Baca Juga:  Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia 2026

Karenanya, dia mengingatkan PDIP terus mencermati kondisi politik yang ada, agar bisa menghasilkan pemilu yang efisien, efektif, dan mampu melahirkan sosok pemimpin nasional yang hebat.

Soal perbedaan pandangan dan ideologi dalam politik, itu dirasa wajar saja.

“PDIP berbeda dengan PKS, PDIP berbeda (dengan) Demokrat. Itu hal yang biasa dalam politik sebagai diferensial sehingga rakyat punya pilihannya. Tapi PDIP mengedepankan semangat gotong royong untuk bangsa dan negara,” pungkas Hasto.(NR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

KPK Tahan Pejabat Bea Cukai Terkait Dugaan Korupsi 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengambil langkah tegas dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai,...

Kadisdukcapil Pastikan Blanko e-KTP Bogor Aman hingga Akhir 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan pelayanan administrasi kependudukan terus diperkuat agar masyarakat memperoleh dokumen kependudukan secara cepat dan mudah. Salah satu langkah...

Bupati Bombana Dukung Gerakan Sultra Religius 2026

KENDARI, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menunjukkan dukungannya terhadap penguatan nilai keagamaan dan pembangunan sumber daya manusia dengan menghadiri Tausiyah dan...

Tim Gabungan Kepolisian Sosialisasi Pencegahan Karhutla Door to Door di Kayong Utara 2026

KALIMANTAN BARAT, JURNALISWARGA.ID - Menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia melalui Kapolri, tim yang terdiri dari mahasiswa S2 STIK angkatan 16 dan serdik Setukpa polri...

Ketum BPI KPNPA RI Desak KPK Ungkap Tersangka Dugaan Korupsi Dilingkup Pemkab Bogor 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Tubagus Rahmat Sukendar, mendesak Komisi...

 

ARTIKEL TERKAIT