Tangkap dan Adili Pelaku Pemasangan Pagar Laut di PIK 2: Rahmad Sukendar Minta Aparat Bertindak Tegas

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawasan Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar, SH, dengan tegas menyuarakan agar aparat kepolisian segera menyelidiki dan mengadili pelaku pemasangan pagar laut di kawasan perairan Kabupaten Tangerang, Banten, yang ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi sorotan dunia

Rahmad mendesak agar pihak berwenang bertindak cepat dan memastikan semua yang terlibat dalam tindakan tersebut bertanggung jawab di hadapan hukum.

“Saya meminta kepolisian untuk segera turun tangan, menyelidiki, dan menangkap pelaku utama di balik pemasangan pagar laut ini. Jangan biarkan masalah ini terus berlarut-larut hingga merugikan masyarakat, terutama nelayan yang menggantungkan hidupnya di kawasan ini,” tegas Rahmad dalam keterangan pers, Senin (20/1/2025).

Nelayan Tersisih, Pemerintah Didesak Tegas

Masalah ini mencuat setelah sejumlah pihak menuding Kesatuan Masyarakat Nelayan Pantai Utara (Pantura) sebagai pelaku pemasangan pagar bambu di perairan tersebut. Namun, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan bahwa kelompok tersebut belum memenuhi panggilan resmi untuk memberikan klarifikasi.

Baca Juga:  Rahmad Sukendar Desak KPK Bongkar Dugaan Korupsi Rp8,3 Triliun di PT Pupuk Indonesia: “Kalau Diam, Publik Wajar Curiga!”

“Kami mendapat informasi bahwa pemasangan pagar ini dilakukan oleh kelompok nelayan. Namun hingga kini mereka belum hadir dalam panggilan resmi yang disampaikan melalui Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP),” jelas Sakti saat ditemui di Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/1/2025).

Sakti juga menegaskan bahwa pihaknya telah meminta bantuan aparat kepolisian untuk menyelidiki kasus ini lebih mendalam.

“Ada dampak besar dari pemasangan pagar laut ini terhadap aktivitas nelayan. Kami mendorong agar aparat penegak hukum bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini demi memastikan keadilan,” tambah Sakti.

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Apresiasi Langkah Cepat Polda Riau Tindak Lanjuti Dugaan Pemerasan oleh Oknum Polsek Rumbai Pesisir

Dampak Lingkungan dan Sosial

Rahmad Sukendar mengingatkan bahwa pemasangan pagar laut ini bukan hanya mengancam ekosistem laut, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi penghidupan para nelayan.

“Persoalan ini tidak hanya menyangkut pelanggaran aturan, tetapi juga menimbulkan dampak serius bagi lingkungan laut dan ekonomi masyarakat pesisir. Saya meminta semua pihak bertindak tegas, tangkap dan adili pelaku yang bertanggung jawab,” kata Rahmad.

Ia juga menegaskan pentingnya tindakan cepat dari pemerintah untuk memastikan masalah ini tidak berlarut-larut.

“Jika ini dibiarkan, bukan hanya nelayan yang dirugikan, tetapi juga kelestarian laut kita. Aparat harus bertindak adil dan transparan dalam menyelesaikan kasus ini,” tutupnya.

Kasus pemasangan pagar laut di PIK 2 kini menjadi sorotan nasional, mengingat urgensinya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan laut serta kepentingan masyarakat pesisir.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023

KOLAKA UTARA, JURNALISWARGA.ID - Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 tercantum sebagai judul berita dalam item RSS yang diterima.Rilis Indeks Pembangunan Manusia Kolaka UtaraRilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 menjadi informasi utama yang tersedia da

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak disiapkan di Banten. Gubernur Andra Soni menyebut langkah tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi.Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak menjadi fokus persiapan di Banten. Namun, item RSS ini tidak memuat

Selamat Dan Sukses Atas Kenaikan Pangkat Mayor Inf. Irian Yanto, CMH 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id – Pimpinan dan seluruh kru media nasional Jurnaliswarga.id menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irian Yanto atas kenaikan pangkat dari Kapten menjadi...

750 Zak Pupuk NPK Disalurkan ke 250 Petani Kolaka

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Kartu Tani Beramal menyalurkan 750 zak pupuk NPK kepada 250 petani di Kolaka. Informasi tersebut tercantum dalam pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat, 2 Oktober 2026.750 Zak Pupuk NPK untuk Petani KolakaBantuan yang disebutkan berupa pupuk NPK dengan jumlah 750 zak.

NPCI Kabupaten Bogor Matangkan Angkat Berat untuk Peparda 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Angkat berat NPCI Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026.Cabang olahraga angkat berat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor tersebut membidik emas pada Peparda 2026.Persiapan Angkat Ber

 

ARTIKEL TERKAIT