Sekolah Rakyat: Jalan Inklusif Menuju Pendidikan Berkeadilan di Era Prabowo

JAKARTA, JURNALISWARGA.IDSekolah Rakyat kembali menjadi sorotan sebagai salah satu konsep pendidikan alternatif yang diharapkan mampu menjawab tantangan ketimpangan pendidikan di Indonesia. Gagasan ini mengemuka seiring harapan besar masyarakat terhadap visi Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ismail, S.Pd., M.M., Ketua Pusat Kajian Sosial Ekonomi (Sosek) Isra Foundation, memaparkan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, tetapi pusat pemberdayaan masyarakat. “Sekolah Rakyat adalah simbol dari harapan bangsa: pendidikan yang merata, membebaskan, dan membangun kesadaran kritis,” ungkapnya.

Baca Juga:  Coblos...Jasiman Sitorus, S.Kom.,MM Bacaleg PSI DPRD Propinsi Nomor urut 4 Dapil Kabupaten Bogor

Menurut Ismail, Sekolah Rakyat idealnya mengusung tujuh pilar utama: akses pendidikan tanpa diskriminasi, pemberdayaan masyarakat, kurikulum yang relevan dengan lokalitas, peningkatan kualitas hidup, kesadaran kritis, partisipasi aktif warga, dan inklusivitas.

“Yang membedakan Sekolah Rakyat dari sekolah formal bukan hanya kurikulumnya, tetapi pendekatannya yang berbasis komunitas dan emansipatoris,” tegasnya.

Namun, tantangan tidak sedikit. Ismail menekankan pentingnya pengelolaan yang adil, kurikulum yang inklusif, serta pendekatan berbasis hak untuk menghindari diskriminasi dalam pelaksanaannya. Tanpa itu, Sekolah Rakyat justru bisa menjadi eksklusif dan membatasi partisipasi kelompok tertentu.

Baca Juga:  Pengurus Persadin Segera Dilantik, Oking Dikukuhkan sebagai Ketua Umum 2023

Ia pun mengingatkan bahwa kesuksesan Sekolah Rakyat sangat bergantung pada desain dan implementasinya. “Jika tidak dikelola dengan baik, sekolah ini justru bisa melahirkan segregasi sosial baru,” imbuhnya.

Harapan besar ditujukan kepada pemerintahan Presiden Prabowo agar Sekolah Rakyat dapat dijadikan fondasi pengembangan sumber daya manusia yang merata, mengakar di masyarakat, serta menjadi pusat pelestarian nilai sosial dan budaya bangsa. (nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Level 4 dan 1 Penghargaan Nasional, Kota Bogor Raih Predikat Pangan Aman

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Bogor kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih 1 penghargaan nasional sebagai Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 dengan...

Senjata Api Diserahkan Warga, Yonarmed 12 Kostrad Perkuat Keamanan Perbatasan RI–RDTL

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan kembali membuahkan hasil. Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur dari Yonarmed 12 Kostrad menerima 1...

Sistem Baru, 326 Indeks Merit: Pemkab Bogor Resmi Terapkan Manajemen Talenta ASN

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi meluncurkan 1 sistem strategis yakni Manajemen Talenta ASN, sebagai langkah besar mendorong birokrasi berbasis kinerja dan...

544 Tahun Bogor, 14 Hari Festival dan 2 Agenda Besar Siap Digelar Sederhana Namun Bermakna

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mematangkan persiapan 2 agenda besar, yakni rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dan Hari Raya Idul Adha...

2 Atlet Master Female Raih Juara di Ajang Lari Jaksa

JAKARTA, JurnalisWarga.id — Dua atlet perempuan kategori master berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang lomba lari yang digelar oleh Kejaksaan Republik Indonesia. Prestasi tersebut...

 

ARTIKEL TERKAIT