Sekolah Rakyat: Jalan Inklusif Menuju Pendidikan Berkeadilan di Era Prabowo

JAKARTA, JURNALISWARGA.IDSekolah Rakyat kembali menjadi sorotan sebagai salah satu konsep pendidikan alternatif yang diharapkan mampu menjawab tantangan ketimpangan pendidikan di Indonesia. Gagasan ini mengemuka seiring harapan besar masyarakat terhadap visi Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ismail, S.Pd., M.M., Ketua Pusat Kajian Sosial Ekonomi (Sosek) Isra Foundation, memaparkan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, tetapi pusat pemberdayaan masyarakat. “Sekolah Rakyat adalah simbol dari harapan bangsa: pendidikan yang merata, membebaskan, dan membangun kesadaran kritis,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tubagus Rahmad Sukendar Tokoh Muda Banten Yang Lantang Copot Dan Pidanakan Ferdy Sambo

Menurut Ismail, Sekolah Rakyat idealnya mengusung tujuh pilar utama: akses pendidikan tanpa diskriminasi, pemberdayaan masyarakat, kurikulum yang relevan dengan lokalitas, peningkatan kualitas hidup, kesadaran kritis, partisipasi aktif warga, dan inklusivitas.

“Yang membedakan Sekolah Rakyat dari sekolah formal bukan hanya kurikulumnya, tetapi pendekatannya yang berbasis komunitas dan emansipatoris,” tegasnya.

Namun, tantangan tidak sedikit. Ismail menekankan pentingnya pengelolaan yang adil, kurikulum yang inklusif, serta pendekatan berbasis hak untuk menghindari diskriminasi dalam pelaksanaannya. Tanpa itu, Sekolah Rakyat justru bisa menjadi eksklusif dan membatasi partisipasi kelompok tertentu.

Baca Juga:  Pemerintah Dukung Pembentukan Induk Perusahaan dan Transisi Energi di PLN

Ia pun mengingatkan bahwa kesuksesan Sekolah Rakyat sangat bergantung pada desain dan implementasinya. “Jika tidak dikelola dengan baik, sekolah ini justru bisa melahirkan segregasi sosial baru,” imbuhnya.

Harapan besar ditujukan kepada pemerintahan Presiden Prabowo agar Sekolah Rakyat dapat dijadikan fondasi pengembangan sumber daya manusia yang merata, mengakar di masyarakat, serta menjadi pusat pelestarian nilai sosial dan budaya bangsa. (nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Mendikdasmen Perkuat Sekolah Aman, Tolak Kekerasan dan Bullying 2026

JAKARTA, Jurnaliswarga.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan satuan pendidikan sebagai lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas...

Menristeksaintek Perkuat Peran Kampus Dukung Ketahanan Energi 2026

JAKARTA, Jurnaliswarga.id – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak riset,...

Mendiktisaintek dan DPR RI Perkuat Sistem Seleksi Mahasiswa yang Berkeadilan 2026

PALEMBANG, Jurnaliswarga.id – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Komisi X DPR RI terus memperkuat sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB)...

Mendiktisaintek Perkuat Kampus Dukung Swasembada Pangan Nasional 2026

JAKARTA, Jurnaliswarga.id – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan...

Gubernur Papua Percepat Konektivitas Jalan Demi Dorong Ekonomi Warga 2026

JAYAPURA, Jurnaliswarga.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Papua untuk membuka keterisolasian wilayah...

 

ARTIKEL TERKAIT