JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pengurus Besar PB FORMULA menghadiri undangan dari Yusril Ihza Mahendra dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Selasa (7/4/2026).
Pertemuan yang digelar di ruang utama kantor kementerian tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan karakter bangsa dan kondisi kebangsaan saat ini.

🤝 Ajang Reuni dan Silaturahmi Lama
Suasana pertemuan berlangsung akrab, mengingat Ketua Umum PB FORMULA, Drs Dedi Hermanto, merupakan rekan lama sekaligus pendukung Yusril Ihza Mahendra pada wacana pencalonan Gubernur DKI Jakarta tahun 2017.
Saat itu, Dedi Hermanto bersama Ferry Affriaansah Noor turut membentuk Relawan Duta Yusril, dengan Ferry sebagai ketua dan Dedi sebagai sekretaris.
Pertemuan ini pun menjadi momen reuni sekaligus refleksi perjalanan politik yang pernah dilalui.

🧠 Bahas Program Penguatan Karakter Bangsa
Dalam kesempatan tersebut, PB FORMULA menawarkan program kerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan berupa:
Pelatihan (Diklat) karakter building nasional
Penguatan mental dan spiritual bangsa
Pembinaan kepemimpinan berintegritas
Usulan ini mendapat respons positif dari Yusril Ihza Mahendra yang dinilai sejalan dengan kebutuhan bangsa saat ini.
Menurut Dedi Hermanto, Indonesia membutuhkan pemimpin yang:
Profesional
Jujur
Berakhlak
Tangguh
“Buat apa ada pembangunan fisik, kalau mental pemimpin bangsa bobrok,” tegasnya.
🌍 Soroti Kondisi Global dan Nasional
Pertemuan yang berlangsung hampir tiga jam tersebut juga membahas dinamika global, termasuk perkembangan situasi di Timur Tengah serta sikap pemerintah Indonesia dalam merespons berbagai isu internasional.
Diskusi berlangsung terbuka dengan berbagai pandangan strategis terkait arah kebijakan nasional.
🗳️ Isu Politik 2029, Yusril Pilih Diplomatis
Di akhir pertemuan, Dedi Hermanto sempat menanyakan peluang Yusril Ihza Mahendra untuk kembali maju dalam kontestasi politik 2029.
Menanggapi hal tersebut, Yusril memberikan jawaban diplomatis.
“Semua diserahkan kepada Allah. Semoga bangsa Indonesia diberikan pemimpin yang amanah, jujur, pintar, dan profesional,” ujarnya singkat.
🎯 Komitmen Membangun Bangsa Berkarakter

Pertemuan antara PB FORMULA dan Menko Kumham Imipas ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara tokoh agama dan pemerintah dalam memperkuat fondasi karakter bangsa.
Dengan sinergi tersebut, diharapkan Indonesia tidak hanya maju secara pembangunan fisik, tetapi juga memiliki kekuatan moral dan spiritual yang kokoh.(nR)
