BPI KPNPA RI Kawal Ketat Kasus Dugaan Korupsi Dana BOSDA KAB LINGGA KEPRI

Batam – Kepri, JurnalisWarga.idKetua Umum BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar menyampaikan kepada awak media bahwa Tim Investel BPI KPNPA RI sedang berada di Kabupaten Lingga dalam rangka memperkuat data terkait adanya dugaan kasus korupsi Dana Bosda. Rabu (18/9/2024)

Lebih lanjut Kang Tebe Sukendar memaparkan terhadap tindak lanjut dari penanganan Kasus Korupsi dana Bosda di Kabupaten Lingga yang terus bergulir di Mapolda Kepri akan kita kawal sampai ada naik ke Penyidikan

Dari Tim Investel BPI KPNPA RI sedang mengumpulkan data dan keterangan dari beberapa pihak yang mengetahui adanya Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Daerah (Bosda) yang melibatkan ada melibatka Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lingga agar bisa naik dari dumas ke penyelidikan dan penyidikkan ujar kang Tebe Sukendar

Sebelumnya dari masyarakat membuatkan aduan masyarakat ( dumas ) ditujukan kepada Dit Krimsus Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Dalam penanganan kasus ini menjadi perhatian publik setelah Polda Kepri melalui Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) sudah melakukan pemanggilan terhadap Kepala Dinas setempat.

Menurut informasi yang diterima Radarsatu, Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri telah mengirimkan surat permintaan dokumen terkait perkara dugaan korupsi dana Bosda kepada Dispora Lingga. Dokumen yang diminta mencakup data dari tahun 2021 hingga 2023.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Lingga, Yulizar Raesmedi, mengonfirmasi permintaan tersebut, namun tidak dapat memberikan penjelasan lebih lanjut.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan dana Bosda yang dipermasalahkan adalah untuk periode 2021 hingga 2023, sementara dirinya baru mulai menjabat sebagai Plt Kadispora pada 1 Mei 2024.

“Maaf, saya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut. Melalui pesan WhatsApp, iya, dokumennya nanti dibawa,” ujar Yulizar.

Yulizar menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui rincian kasus tersebut karena baru menjabat sebagai Plt Kadispora sejak 1 Mei 2024, sedangkan permasalahan ini terjadi pada tahun 2020-2021.

Meskipun begitu, ia memastikan bahwa dirinya dan staf sedang mempersiapkan berkas-berkas yang mungkin diperlukan oleh aparat kepolisian.

“Kami sedang mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan dan akan memenuhi panggilan dari Polda Kepri pada hari Senin mendatang,” tambah Yulizar.

Kasus ini terus menjadi sorotan publik, dan pihak kepolisian diharapkan dapat segera menyelesaikan penyelidikan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana Bosda di Kabupaten Lingga.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Perkuat Ketahanan Pangan, Puluhan Ribu Bibit Disalurkan 2026

JURNALISWARGA.ID | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat program ketahanan pangan sebagai langkah strategis menjaga...

Bupati Bogor Perluas Penataan Wilayah, Parung Jadi Prioritas Berikutnya 2026

JURNALISWARGA.ID | Kabupaten Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melakukan pemerataan penataan wilayah secara bertahap di seluruh kecamatan....

BPI KPNPA RI Desak Jaksa Agung Copot Jampidsus, Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) mengapresiasi langkah Polri dalam menangani dugaan kasus...

KETURUNAN PEWAKAF MASJID AGUNG AT-TOHIRIYAH DESAK PEMBANGUNAN ALUN-ALUN BOGOR DIHENTIKAN SEMENTARA 2026

KOTA BOGOR, Jurnaliswarga.id  – Polemik pembangunan Alun-Alun Kota Bogor kembali menjadi sorotan. Salah seorang keturunan pewakaf Masjid Agung At-Tohiriyah, Raden Muhammad Padmanegara, menyampaikan keberatan...

Ketua DPC AWPI Bogor siap kawal proses hukum dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id -  ramainya pemberitaan di media online tentang adanya dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa, di desa Gunung Sari kecamatan citeureup beberapa...

 

ARTIKEL TERKAIT