BPI KPNPA RI Minta Yudian Wahyudi Kepala BPIP DiCopot Dari Jabatan 2024

Jakarta,Jurnaliswarga.id – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI (BPI KPNPA RI) Tubagus Rahmad Sukendar Mengecam keras terkait dugaan pelarangan penggunaan jilbab bagi petugas Paskibraka perempuan beragama Islam yang bertugas pada peringatan kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia tahun Jum’at (16/8/2024)

Tebe Sukendar melihat adanya motif tersembunyi dari BPIP terkait dugaan pelarangan jilbab itu sebagai bentuk kebijakan yang tidak Pancasilais

“Ini tidak Pancasilais. Bagaimanapun Sila Ketuhanan yang Maha Esa menjamin hak melaksanakan ajaran agama, dan jangan ada yang bermain main diranah ini karena masyrakat juga sudah mengetahui ada pihak pihak tertentu yang secara sengaja bermain diranah agama dan ini sangat sensitif ” jangan buat umat marah ” ujar Tebe Sukendar dalam kesempatan wawancara dengan awak media di Kantor BPI KPNPA RI Jakarta Barat.

Baca Juga:  Polsek Tanjungsari Lakukan Olah TKP Terkait Pelajar Tewas dalam Aksi Tawuran 2024
Ketum BPI Kang Tebe Sukendar Minta Benny Ramdhani Jangan Asal Jeplak Bicara Lempar Bola Panas
Ketua Umum BPI KPNPA RI Tubagus Suhendar

Bila larangan jilbab bagi Paskibraka Nasional itu benar diberlakukan, Tebe Sukendar mendesak segera dicabut.

Dia juga menambahkan jika tidak ada kebebasan dalam berjilbab, Ia menyarankan para peserta Paskibraka perempuan yang awalnya berjilbab sebaiknya pulang saja.

“Atau pulang saja adik-adik yang berjilbab jika dipaksa harus membuka jilbabnya,” ujarnya.

Kang Tebe Sukendar juga meminta Julian Wahyudi selaku Ketua BPIP dicopot dari jabatan nya

Sebelumnya terdapat kabar dugaan pasukan Paskibraka 2024 yang perempuan beragama Islam mencopot jilbab ramai menjadi pembahasan warganet.

Baca Juga:  Kejati Lampung Surati 67 Instansi, BPI KPNPA RI: "Kami Tidak Segan Laporkan Jaksa yang Bermain Proyek"

Hal ini diketahui dari sejumlah foto yang beredar di media sosial, tak ada Paskibraka perempuan 2024 yang berhijab.

CNNIndonesia.com menghubungi anggota Dewan Pengarah BPIP Amin Abdullah dan Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Benny Susetyo terkait kabar ini. Namun yang bersangkutan belum merespons hingga berita ini ditayangkan.

Tulisan ini merupakan bagian dari Fokus:
“Larangan Jilbab Paskibraka”
Belasan anggota Paskibraka nasional 2024 diduga dilarang menggunakan jilbab. Sebanyak 18 anggota paskibraka disebut melepas jilbab saat pengukuhan.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Andra Soni Perkirakan 8 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Gubernur Banten Andra Soni memperkirakan delapan juta warga mengikuti program cek kesehatan gratis.Perkiraan Cek Kesehatan GratisPerkiraan jumlah peserta tersebut menjadi informasi utama dalam berita sumber tersebut. Sumber berita tidak memuat rincian mengenai waktu pelaks

Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023

KOLAKA UTARA, JURNALISWARGA.ID - Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 tercantum sebagai judul berita dalam item RSS yang diterima.Rilis Indeks Pembangunan Manusia Kolaka UtaraRilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 menjadi informasi utama yang tersedia da

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak disiapkan di Banten. Gubernur Andra Soni menyebut langkah tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi.Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak menjadi fokus persiapan di Banten. Namun, item RSS ini tidak memuat

Selamat Dan Sukses Atas Kenaikan Pangkat Mayor Inf. Irian Yanto, CMH 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id – Pimpinan dan seluruh kru media nasional Jurnaliswarga.id menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irian Yanto atas kenaikan pangkat dari Kapten menjadi...

750 Zak Pupuk NPK Disalurkan ke 250 Petani Kolaka

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Kartu Tani Beramal menyalurkan 750 zak pupuk NPK kepada 250 petani di Kolaka. Informasi tersebut tercantum dalam pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat, 2 Oktober 2026.750 Zak Pupuk NPK untuk Petani KolakaBantuan yang disebutkan berupa pupuk NPK dengan jumlah 750 zak.

 

ARTIKEL TERKAIT