Home / Jakarta

Kamis, 25 Agustus 2022 - 23:30 WIB

Evaluasi Daerah, ini 9 Provinsi Berkinerja Terbaik dan 5 Provinsi Terburuk di Bidang Adminduk

Jakarta – Ditjen Dukcapil Kemendagri terus memonitor dan mengevaluasi kinerja Disdukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota setiap 2 pekan sekali dalam setiap bulannya. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kinerja setiap jajaran Disdukcapil dan memantau progres layanan Administrasi Kependudukan yang telah dilakukan di daerah.

“Selamat kepada 5 Provinsi lain di kuarter ke 3 ini yang sudah masuk di Level 4 (Level Terbaik) dalam layanan Adminduknya yaitu D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta dan Bangka Belitung. Sebelumnya di Kuarter ke 1 terdapat 4 Provinsi yang telah masuk lebih dulu di Level 4 yaitu Sumatera Barat, Lampung, Jawa Timur dan Kalimantan Timur,” ujar Dr. David Yama Direktur Pendaftaran Penduduk yang bertindak mengumumkan progress dan levelisasi kinerja daerah dalam acara Dukcapil Belajar Seri-31 bertajuk Progres dan Levelisasi Kinerja Daerah dalam Layanan Adminduk.

10 indikator merupakan indikator penilaian dalam melihat kinerja Disdukcapil baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Ke 10 indikator tersebut yaitu Cakupan Perekaman KTP-el, Kepemilikan KIA, Kepemilikan Akta Kelahiran, Penggunaan Kertas Putih, Penggunaan Tanda Tangan Elektronik, Layanan Online, Layanan Terintegrasi, Pelaksanaan Akses Pemanfaatan Data dan Penggunaan Buku Pokok Pemakaman (BPP).

Baca Juga:  Ini Cara Babinsa Dalam Berbaur Dengan Masyarakat

Terkait penentuan level kinerja daerah, Dirjen Dukcapil Kemdagri Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan bagaimana penentuan level kinerja ini mereka dapatkan.

“Jika 1-4 indikator terpenuhi itu adalah level 1. Level 2 jika 5-6 terpenuhi. Level 3 jika 7-9😎 indikator terpenuhi. Serta level terbaik, yakni level 4 jika seluruh 10 indikator terpenuhi,” papar Zudan

“Per 31 Juli 2022, total perekaman KTP-el secara nasional sudah sebanyak 199.577.353 (98,67%), total kepemilikan KIA sebanyak 34.776.456 (45,60%) dan total kepemilikan akta kelahiran sebanyak 77.485.356 (97,40%),” Ujar Yama.

Yama juga memaparkan rekapitulasi pemanfaatan data kependudukan. Menurut Yama, PKS dan hak akses ini merupakan salah satu indikator penting dalam mendorong signifikansi kinerja levelisasi daerah.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan Kerja ke Sulawesi Utara

“Tolong daerah yang masih kecil dan belum melaksanakan PKS dan akses pemanfaatan data agar belajar kepada daerah di dekatnya yang sudah banyak. Kemudian untuk penggunaan BPP, target yang harus dipenuhi adalah minimal 10 buku pokok pemakaman di setiap kabupaten/kota,” terang Yama

“Untuk 5 Provinsi dengan hasil buruk (Level 2) yaitu Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Maluku, Papua dan Papua Barat agar segera dimaksimalkan kinerjanya, segera beralih menuju Level 3,” lanjut Yama.

Mendagri Tito Karnavian mengharapkan bahwa pencapaian 10 indikator kinerja Dukcapil menjadi bagian dari reformasi pelayanan publik untuk menghadirkan pelayanan yang mudah dan tidak berbelit-belit.

Dengan begitu, masyarakat akan mendapatkan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan dalam mengakses layanan.

“Nilai pentingnya adalah mempermudah masyarakat bahwa negara itu hadir, pelayanan mereka mudah, kemudian transparan, dan keterbukaan,” ucap Mendagri Tito. Dukcapil (red)

Share :

Baca Juga

Jakarta

BPI KPNPA RI Dampingi Egi Vabio Laporkan 2 Oknum Anggota Polisi Polres Cirebon Kota Ke Propam Mabes Polri

Jakarta

KAWAN ERICK Datangi KPK Minta Harun Masiku dan Madam Ditangkap, Tekankan KPK Jangan ikut Berpolitik Isu Mafia PCR

Jakarta

Gelar Festival Nusantara Gemilang, Kapolri : Pesan Moral Pentingnya Jaga Persatuan Dan Kesatuan
Bermasalah Dengan Alat Vital Hubungi Pusat Klinik Pengobatan Jakarta AA Umar, Hubungi 082166564513

Artikel

Pusat Klinik Pengobatan Alat Vital Jakarta AA Umar, Hubungi 082166564513

Jakarta

Gelar Kotoprak Lakon Gajah Mada, Sekjen PDIP Tekankan Pesan Megawati soal Kebudayaan dan Kesenian

Jakarta

Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Pembalap Diaspora Luis Leeds Mahendra Dapatkan Naturalisasi 2023

Jakarta

Bertemu Menteri Ekonomi Jepang, Puan Tekankan Soal Investasi Hingga Kerja Sama Teknologi

Internasional

Bertemu Ketua Majelis Nasional Korsel, Presiden Jokowi Bahas Upaya Peningkatan Kerja Sama
Lewat ke baris perkakas