Menkomdigi Tegaskan WFH Tidak Boleh Ganggu Layanan Publik, Kinerja Harus Tetap Maksimal 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA,IDMenteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa penerapan kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat tidak boleh mengganggu kualitas maupun kecepatan layanan publik kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam apel pagi di Lapangan Anantakupa, Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026), sebagaimana dilansir dari siaran pers resmi di laman Kementerian Komunikasi dan Digital.

Menkomdigi Tegaskan WFH Tidak Boleh Ganggu Layanan Publik, Kinerja Harus Tetap Maksimal WFH Bukan Hari Libur Tambahan

Dilansir dari halaman website Kementerian Komunikasi dan Digital,  Meutya Hafid menegaskan bahwa kebijakan WFH yang mulai diberlakukan sejak 1 April 2026 merupakan bagian dari transformasi budaya kerja pemerintah berbasis digital, bukan bentuk kelonggaran kerja.

“WFH ini bukan hari libur tambahan. Tidak boleh mengurangi efektivitas, tidak boleh mengurangi produktivitas, dan juga tidak boleh mengganggu kecepatan pelayanan,” tegasnya.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Pj Gubernur Sumsel bersama Pangdam II/ Sriwijaya dan Pj Walikota

Dorong Efisiensi dan Transformasi Digital

Kebijakan ini dirancang untuk:
Mengurangi mobilitas pegawai
Meningkatkan efisiensi operasional
Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital

Menkomdigi Tegaskan WFH Tidak Boleh Ganggu Layanan Publik, Kinerja Harus Tetap Maksimal
Property : Foto: Ahmad Tri Hawaari/Komdigi Menkomdigi Meutya Hafid saat menjadi pembina pada Apel Pagi di Lapangan Anantakupa, Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (06/04/2026).

Selain itu, pemerintah juga melakukan pembatasan perjalanan dinas serta penggunaan kendaraan operasional, dengan pengalihan anggaran ke program prioritas nasional.

Sebagai kementerian yang memimpin transformasi digital nasional, Komdigi diharapkan menjadi contoh dalam penerapan pola kerja fleksibel berbasis teknologi.

“Kita harus menjadi contoh bahwa bekerja secara daring tetap menghasilkan kinerja maksimal dan terukur,” ujar Meutya.

Menkomdigi Tegaskan WFH Tidak Boleh Ganggu Layanan Publik, Kinerja Harus Tetap Maksimal
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, memberikan Salam

Jaga Produktivitas dan Kolaborasi

Dalam menghadapi tantangan global, Meutya mengingatkan seluruh jajaran agar tetap disiplin, fokus, dan menjaga ritme kerja meski bekerja dari rumah.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi internal yang kuat agar kebijakan berjalan efektif.

Baca Juga:  Wali Kota Bogor Dinilai Abaikan Media, Klarifikasi PSEL Kayu Manis Tak Direspons 2026

“Kita harus tetap fokus, tetap tenang, tetap produktif, dan saling bahu-membahu,” katanya.

Kepemimpinan dan Komunikasi Jadi Kunci

Menurut Meutya, keberhasilan implementasi WFH sangat bergantung pada kepemimpinan yang solid serta komunikasi yang selaras di seluruh lini organisasi.

“Tidak boleh ada beda semangat di atas dengan semangat di bawah. Kalau ini terjadi, kita akan kesulitan,” tegasnya.

Komitmen Pelayanan Publik Tetap Prima

Kebijakan WFH menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan sistem kerja modern tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik.

Dengan dukungan teknologi digital dan komitmen seluruh aparatur, pemerintah optimistis pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan cepat, efektif, dan profesional. (nR)

 

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Uang Rp75 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Merangin

JAMBI, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Reskrim Polres Merangin, Jambi, kembali menjadi sorotan. Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara...

Uang Rp16 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jabar Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi

BANDUNG, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Tipiter Polresta Bandung di wilayah Soreang mendapat sorotan serius dari Badan Peneliti Independen Kekayaan...

Satu Kepedulian Bisa Berarti: Dokter Spesialis Jiwa IHC RS Pertamina Prabumulih Bicara tentang Pencegahan Bunuh Diri

PRABUMULIH — Tidak semua orang yang sedang menghadapi persoalan berat mampu mengatakannya secara langsung. Ada yang tetap bekerja, tersenyum, berbicara dengan orang lain, dan...

IHC RS Pertamina Prabumulih Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — IHC RS Pertamina Prabumulih kembali hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian Smanda Event ke-11 yang digelar...

Sigap di Tengah Konser Utopia Band, IHC RS Pertamina Prabumulih Jadi Tim Emergency Uthopia Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — Di tengah riuhnya musik dan antusiasme para pelajar dalam Konser Band Uthopia Smanda Event ke-11 yang digelar pada 10 September 2026, kehadiran...

 

ARTIKEL TERKAIT