Ketua Umum BPI KPNPA RI Desak Gubernur Banten Copot Kadisdik: Mafia Titipan di SPMB Harus Dihentikan!

Banten, JURNALISWARGA.ID – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Dr. Rahmad Sukendar, menyuarakan kritik keras terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di Provinsi Banten yang diduga sarat dengan kecurangan.

Dalam pernyataannya pada Kamis (20/6/2025), Rahmad menyoroti berbagai praktik yang merusak integritas sistem pendidikan, mulai dari titipan siswa, manipulasi domisili, hingga pungutan liar yang mencederai prinsip keadilan sosial.

> “Kami sangat menyesalkan masih maraknya praktik curang dalam proses SPMB. Ini adalah bentuk nyata pengkhianatan terhadap hak anak-anak Indonesia, terutama dari keluarga tidak mampu,” ujar Rahmad tegas.

Baca Juga:  KETUA MPR RI Bamsoet: Taksi Terbang Ehang 216 Siap Terbang Sebagai Moda Transportasi Futuristik di IKN

Ia mendesak Gubernur Banten agar segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Banten, yang dinilai gagal menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan penerimaan siswa.

Tak hanya itu, Rahmad juga meminta Kejaksaan untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan praktik mafia titipan di tubuh Dinas Pendidikan.

> “Jangan biarkan dunia pendidikan dijadikan ladang bisnis gelap oleh oknum-oknum yang hanya mencari keuntungan pribadi. Kami dari BPI KPNPA RI siap mengawal proses hukum sampai tuntas,” tegasnya.

Baca Juga:  Rahmad Sukendar: Ada Dugaan Kejahatan Terorganisir dalam Perusakan Hutan, Kejagung Harus Bertindak!

Rahmad menambahkan bahwa pendidikan adalah pondasi masa depan bangsa, dan tidak boleh dikotori oleh kepentingan segelintir pihak. Ia menyerukan agar masyarakat, khususnya para orang tua dan aktivis pendidikan, ikut aktif mengawasi jalannya proses penerimaan siswa baru agar bersih dari praktik kotor.

> “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas pendidikan demi keadilan dan masa depan anak-anak kita,” pungkas Rahmad.
(nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkot Bogor Gelar Edufair 2026, Pelajar Dibuka Akses Kuliah ke Inggris

BOGOR,JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kota Bogor terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan global. Salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan Edufair 2026 bertajuk...

Semangat Kartini Hidupkan “Dialog Mamase”, Pemkab Mamasa Perkuat Partisipasi Publik untuk Pembangunan 2026

MAMASA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa menunjukkan komitmen kuat terhadap keterbukaan dan partisipasi masyarakat melalui forum “Dialog Mamase” yang digelar di Rumah Jabatan Bupati,...

DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Rumah Susun, Solusi Hunian Layak di Tengah Keterbatasan Lahan 2026

BOGOR (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah dan legislatif di Kota Bogor terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Konsolidasikan 170 Bupati dan Gelontorkan Triliunan Anggaran Irigasi

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengkonsolidasikan sekitar 170 bupati dari seluruh...

Kerja Sama Indonesia–Polandia Diperkuat, Pemerintah Fokus Jaga Ketahanan Pangan Nasional 2026

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah Indonesia terus menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan kerja sama internasional. Hal ini ditandai dengan pertemuan...

 

ARTIKEL TERKAIT