Ketua Umum BPI KPNPA RI Desak Menteri Agus Andrianto Tindak Tegas Peredaran Narkoba dan Handphone di Lapas

Jakarta, JURNALISWARGA.ID – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar, mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, untuk segera mengambil langkah nyata dalam menindak peredaran narkoba dan penggunaan handphone di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Ia menilai, dugaan masih adanya narapidana yang mampu mengendalikan aktivitas ilegal dari balik jeruji adalah bentuk kegagalan sistem pengawasan.

“Jangan hanya gembar-gembor di media, tetapi faktanya, praktik seperti ini masih terus terjadi. Kami meminta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk bertindak tegas terhadap napi yang terbukti terlibat dalam mengendalikan narkoba dan menyelundupkan handphone ke dalam lapas,” ujar Rahmad Sukendar dalam keterangannya pers, Jumat (24/1/2025).

Ia menambahkan, pemerintah harus serius menangani masalah ini dan memastikan pengawasan di lapas berjalan dengan ketat. Rahmad juga mengingatkan bahwa lemahnya pengawasan di lapas akan berdampak buruk pada upaya pemberantasan narkoba di Indonesia.

Baca Juga:  Rahmad Sukendar Desak Pengusutan Tuntas Kasus Sertifikat Pagar Laut: "Bongkar Mafia di BPN!"

Desakan Perubahan Sistem dan Pengawasan Teknologi. Menurut Rahmad, langkah konkret yang harus dilakukan mencakup pemasangan alat pengacak sinyal (jammer), sistem pengawasan CCTV yang lebih canggih, serta pengetatan pemeriksaan terhadap barang-barang yang masuk ke lapas. Ia juga menyerukan perlunya reformasi sistem pemasyarakatan agar narapidana benar-benar direhabilitasi, bukan malah mendapatkan ruang untuk melanjutkan aktivitas ilegal.

“Kita membutuhkan tindakan nyata, bukan hanya kebijakan di atas kertas. Jika pemerintah tidak mampu mengatasi permasalahan ini, maka tujuan pemasyarakatan untuk menjadi tempat rehabilitasi akan kehilangan maknanya,” tegas Rahmad.

Sorotan kepada Menteri Agus Andrianto, Rahmad juga menyoroti kepemimpinan Agus Andrianto yang dilantik sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada 21 Oktober 2024. Dengan latar belakang sebagai mantan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Agus diharapkan memiliki strategi kuat untuk membenahi sistem pemasyarakatan.

Baca Juga:  Rahmad Sukendar: “Saya Yakin Polda Banten Bertindak Sesuai Prosedur, Jangan Politisasi Kasus Ini”

“Kami percaya, dengan pengalaman dan kapasitasnya, Pak Agus mampu menangani masalah ini. Namun, kami ingin melihat langkah-langkah yang benar-benar signifikan,” lanjutnya.

Tantangan Sistem Pemasyarakatan di Indonesia

Peredaran narkoba dan penyalahgunaan fasilitas seperti handphone oleh narapidana bukanlah hal baru di Indonesia. Namun, perhatian publik kini tertuju pada solusi konkret dari pemerintah, khususnya di bawah kepemimpinan Agus Andrianto.

Rahmad Sukendar berharap pemerintah dapat segera memperkuat sistem pengamanan di lapas demi mendukung Indonesia yang bebas dari peredaran narkoba. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan setiap bentuk penyimpangan di lapas.

“Kami di BPI KPNPA RI siap mendukung pemerintah dalam memberantas narkoba dan segala bentuk penyimpangan di lapas. Namun, langkah awalnya harus dimulai dari pengawasan yang tegas di tingkat kementerian,” pungkas Rahmad Sukendar.

(DPN BPI KPNPA RI)

Trending Topic

1 Comment

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Rudy Dorong Idul Adha Tanpa Sampah Plastik, Publik Apresiasi Langkah Hijau Pemkab Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat komitmen menjaga lingkungan hidup melalui gerakan pengurangan sampah plastik...

Rudy Susmanto Pastikan 203 Petugas Kawal Kesehatan Hewan Kurban di 1.339 Titik Pemotongan Bogor

CIBINONG, Jurnaliswarga.id – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha...

Korban Jari Putus Tagih Keadilan, Publik Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Bogor 2026

KOTA BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Kasus dugaan penganiayaan berat yang menyebabkan seorang perempuan kehilangan ujung jari kelingking di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor, kembali menjadi...

Wamen Nezar Patria Ingatkan Bahaya “Penjajahan Algoritma”, Generasi Muda Diminta Kuasai Teknologi 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengingatkan generasi muda Indonesia untuk waspada terhadap ancaman baru di era digital berupa “penjajahan...

FPPI Kaltim dan Komnas HAM RI Cek Koordinat Lahan KT CAL, Sengketa dengan PT GAM Memanas 2026

BALIKPAPAN, JURNALISWARGA.ID – Sengketa lahan antara Kelompok Tani Cinta Alam Lestari (KT CAL) dan PT Ganda Alam Makmur (PT GAM) kembali memanas setelah Forum...

 

ARTIKEL TERKAIT