BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap potensi dampak hamburan abu vulkanik akibat aktivitas Anak Gunung Krakatau, Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Bogor turun langsung ke tengah masyarakat.
Tidak sekadar menyampaikan imbauan, jajaran pengurus dan anggota PSI Kabupaten Bogor bergerak membagikan 30.000 masker kepada warga dan pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Gerakan sosial tersebut dipimpin Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor, Rena Da Frina, S.P., M.M., yang menggerakkan seluruh jajaran pengurus dan anggota PSI Kabupaten Bogor untuk turun langsung membagikan masker kepada masyarakat.
Bagi masyarakat, masker mungkin terlihat sederhana. Namun di tengah kekhawatiran terhadap dampak abu vulkanik terhadap kesehatan, terutama gangguan pada saluran pernapasan, perlindungan dasar menjadi hal yang penting.

PSI Kabupaten Bogor Pilih Turun ke Jalan
Rena Da Frina menilai kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup hanya disampaikan melalui pernyataan atau media sosial.
Menurutnya, ketika masyarakat membutuhkan perhatian, seluruh elemen harus mampu hadir dan mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.
Karena itu, DPD PSI Kabupaten Bogor memilih menggerakkan kadernya untuk turun langsung ke lapangan dan membagikan masker kepada warga serta para pengguna jalan.
Aksi tersebut menjadi bentuk solidaritas sosial di tengah situasi yang membutuhkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai potensi dampak lingkungan dan kesehatan.
Gerakan pembagian masker juga menjadi pesan bahwa kepedulian kepada masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
30 Ribu Masker, Pesan Kepedulian untuk Masyarakat
Sebanyak 30.000 masker disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Kegiatan tersebut melibatkan pengurus serta anggota DPD PSI Kabupaten Bogor yang bergerak bersama untuk menjangkau masyarakat.
Aksi sosial ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan melindungi diri ketika terjadi kondisi lingkungan yang berpotensi memengaruhi kualitas udara.
Di tengah aktivitas masyarakat yang tetap berjalan, mulai dari pekerja, pengendara hingga warga yang menjalankan aktivitas sehari-hari, penggunaan masker menjadi salah satu bentuk perlindungan dasar yang dapat dilakukan.
Politik Harus Hadir Saat Rakyat Membutuhkan
Gerakan sosial yang dilakukan DPD PSI Kabupaten Bogor membawa pesan bahwa aktivitas politik tidak seharusnya hanya terlihat ketika momentum pemilihan tiba.
Keberadaan partai politik juga dapat diwujudkan melalui kepedulian sosial dan keterlibatan langsung dalam persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ketika rakyat membutuhkan perhatian, langkah sederhana untuk hadir dan membantu dapat memiliki arti yang jauh lebih besar.
Pembagian masker oleh PSI Kabupaten Bogor menjadi salah satu bentuk keterlibatan langsung kader dalam kehidupan masyarakat.
Kepedulian sosial, jika dilakukan secara konsisten, diharapkan dapat memperkuat hubungan antara organisasi politik dan masyarakat.
Sebab, kepercayaan rakyat tidak hanya dibangun melalui janji dan kata-kata.
Kepercayaan tumbuh ketika masyarakat melihat adanya kesediaan untuk hadir, mendengar, dan membantu.
Rena Da Frina Gerakkan Solidaritas PSI Kabupaten Bogor
Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor Rena Da Frina, S.P., M.M. menggerakkan jajaran pengurus dan anggota untuk mengambil bagian dalam aksi sosial tersebut.
Gerakan bersama ini menunjukkan semangat gotong royong yang diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Bogor.
Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai potensi risiko lingkungan, membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.
Pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan partai politik memiliki ruang masing-masing untuk mengambil bagian.

DPD PSI Kabupaten Bogor melalui aksi pembagian 30.000 masker tersebut memilih mengambil peran dengan turun langsung ke masyarakat.
Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi rakyat, kehadiran dan kepedulian menjadi pesan yang ingin disampaikan melalui aksi tersebut.
Karena bagi rakyat, terkadang yang dibutuhkan bukan sekadar siapa yang paling banyak berbicara, tetapi siapa yang bersedia hadir ketika masyarakat membutuhkan.(Red/nR)
Sumber: Data dan informasi dari DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bogor.
