Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus DPRD Kota Bogor Matangkan Raperda Pasar Rakyat

HUMPROPUB, JURNALISWARGA.ID – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bogor mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pasar Rakyat. Regulasi ini untuk membenahi semrawut pengelolaan pasar, terutama terkait isu kebersihan dan perparkiran yang selama ini dikeluhkan warga.

​Dalam rapat kerja tersebut, Pansus memanggil sejumlah instansi terkait untuk menyinkronkan regulasi diantaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas KUKM Dagin, Satpol PP Kota Bogor, Bagian Hukum & HAM, Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor dan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ).

​Ketua Pansus DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, menegaskan bahwa Raperda ini merupakan inisiatif DPRD guna memberikan kepastian hukum dan menghapus ego antar instansi.

​”Kita ingin mengakhiri kondisi di mana DLH dan Perumda Pasar saling lempar tanggung jawab mengenai wilayah kerja mereka, terutama soal tumpukan sampah. Pelayanan publik tidak boleh terhambat oleh ketidakjelasan kewenangan,” ujar Banu usai rapat kerja di Ruang Rapat Komisi l, Gedung DPRD, Jumat 20 Februari 2026.

Baca Juga:  Mulai Resah Dan Gelisah ! Oknum Pejabat di Lingga Intimidasi Wartawan Hingga Pamer Foto dengan Pejabat Kejagung Mendapat Repon BPI KPNPA RI

​Banu menekankan bahwa revitalisasi pasar ke depan wajib patuh pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

“Kami tidak ingin ada pasar yang dibangun namun melanggar zonasi. Spesifikasi bangunan juga harus ditingkatkan, mulai dari penerangan hingga durabilitas bangunan,” tambahnya.

​Wakil Ketua Pansus, H. Muhamad Dody Hikmawan, menjelaskan bahwa pengaturan ini tidak hanya menyasar pasar rakyat, tetapi juga mengatur keseimbangan antara pusat perbelanjaan dan toko swalayan.

Baca Juga:  Dedie A. Rachim Raih Penghargaan Kemendagri, Bukti Nyata Komitmen Pemkot Bogor Wujudkan Kota Bersih dan Berkelanjutan 2026

​”Perkembangan perdagangan di Kota Bogor menuntut adanya keadilan. Kita perlu mendorong daya saing pasar rakyat agar dikelola secara profesional dan berkelanjutan,” kata Dody.

​Senada dengan hal tersebut, Anggota Pansus Hj. Hakanna menyoroti aspek kenyamanan fisik pasar.

Menurutnya, revitalisasi harus menjamin keamanan dan kenyamanan bagi penjual maupun pembeli, termasuk ketersediaan lahan parkir yang memadai dan perizinan yang tertib.

​Sebagai informasi, rapat pembahasan ini dipimpin oleh Banu Lesmana Bagaskara dan dihadiri oleh jajaran anggota Pansus lainnya, yaitu Wakil Ketua Pansus, H. Muhamad Dody Hikmawan, Hj. Hakanna, Devie Prihartini Sultani, ​Pepen Firdaus, Ahmad Saeful Bahri, Hj. Lusiana Nurissiyadah dan H. Murtadlo. (Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Prabowo Subianto Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Kunci Masa Depan Bangsa 2026

CEBU, JurnalisWarga.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan sebuah negara, termasuk dalam menjaga kemerdekaan, stabilitas,...

Meutya Hafid: Satelit Nusantara Lima Perkuat Kedaulatan Digital Indonesia 2026

JAKARTA, JurnalisWarga.id — Pemerintah Indonesia kembali mencatat sejarah penting dalam penguatan transformasi digital nasional melalui peluncuran dan pengoperasian Satelit Nusantara Lima, satelit karya anak...

Rudy Susmanto Perkuat SAKIP, Pemkab Bogor Targetkan Naik ke Kategori BB, 2026

BOGOR, JurnalisWarga.id — Pemerintah Kabupaten Bogor terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat....

Bupati Bogor Pastikan Eksekusi Putusan PTUN Bandung Tetap Berjalan 2026

BOGOR, JurnalisWarga.id — Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk menghormati dan melaksanakan putusan hukum yang telah berkekuatan tetap, sekaligus meluruskan pemberitaan yang menyebut Bupati...

Dedie A. Rachim Perkuat Sinergi LPM dan Ekonomi Kerakyatan 2026

BOGOR, JurnalisWarga.id — Pemerintah Kota Bogor terus memperkuat kolaborasi bersama masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan dan penguatan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut ditegaskan Dedie A....

 

ARTIKEL TERKAIT