Hakim PN Kisaran Yang Pimpin Sidang Jawaban Tergugat Rismayanti yang digugat mertua dan ipar2nya Risih di Foto Wartawan

Miduk Sinaga, Hakim PN Kisaran risih saat di foto wartawan dalam sidang gugatan harta warisan di ruang Kartika

ASAHAN, Sumatera Utara (JURNALISWARGA.ID). Oknum Hakim Pengadilan Negeri(PN) Kisaran Miduk Sinaga risih saat sidang diliput oleh wartawan di ruang sidang Kartika.Senin ( 24/10/2022 )

Hakim yang memimpin sidang kasus perdata dalam gugatan nomor 60/Pdt.G/2022/PN Kis atas penggugat/pemohon Hj. Nurhaida Panjaitan dkk yang menggugat menantunya Rismayanti atas rumah warisan peninggalan suami.

Sidang yang sempat dibuka untuk umum tersebut, sempat ditunda saat wartawan mulai mengambil gambar sidang. Meskipun, sudah izin untuk meliput persidangan, namun Miduk tetap dipertanyakan dengan nada yang tinggi.

” Sidang kita tunda dululah ya. Anda moto ada etika. Didepan yang sidang apa disini yang sidang ” Hardik Miduk.

Miduk merasa risih saat ada wartawan yang meliput sidang tersebut dan mempertanyakan maksud awak media mengambil gambar.

Baca Juga:  Wakapolres Konsel KOMPOL Jupen Simanjuntak, S.H., S.IK., M.H Melaksanakan Giat Jum'at Curhat Dan Ngopi Bareng Warga Masyarakat Desa Lamong Jaya

“Saya risih di foto-foto seperti ini. Kau dari mana? Sidang kita tunda dululah ya menunggu hakim yang lain,” kata Miduk kepada wartawan reporter tribun-medan.com dengan nada tinggi.

Usai menunda sidang, Miduk langsung meninggalkan ruangan sidang sembari menunggu hakim anggota datang.

Diduga Miduk risih dengan kehadiran wartawan dikarenakan saat sedang memimpin sidang dengan hakim tunggal tanpa di temani oleh kedua hakim anggota.

Sementara Humas PN Kisaran, Nelly saat dikonfirmasi awak media mengaku hakim Miduk merasa risih dikarenakan telah menyidangkan secara tunggal.

“Mungkin karena tadi ga ada kordinasi kepada beliau, makanya dia seperti itu. Namun, bagaimanapun, saya memohon maaf kepada rekan-rekan semua ” kata Nelly.

Baca Juga:  Babinsa Landono, beri kejahteraan masyarakat, melakukan pendampingan BLT-DD di Wilayah Binaan

Ia mengaku, PN Kisaran memang kerap melakukan sidang secara hakim tunggal dengan alasan persidangan yang cukup padat namun hakim yang ada tidak memadai.

” Disini hakim yang ada cuma 6, sedangkan kasus perharinya bisa 35 kasus. Jadi kami terkadang memang terpaksa harus melakukan sidang secara tunggal ” kata Nelly.

Nelly mengaku bahwa hal tersebut memang menyalahi prosedur, namun hal tersebut tetap dilakukan dengan alasan kondisi yang tidak memungkinkan.

Sementara diketahui, Miduk sempat dipantau oleh Komisi Yudisual (KY) dalam perkara menyidangkan dengan hakim tunggal.

“Mereka(PN Kisaran) pernah kami pantau ini bung, masalah hakim tunggal,” ujar Mukhrizal selaku perwakilan KY Sumut.

Menurutnya, kasus ini akan dilaporkannya kepada KY pusat agar dilakukan pendalaman.

“Siap, makasih. Kami cek dulu ya,” pungkasnya.(red/DS)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Gubernur Papua Dorong Ikan Jadi Menu Utama MBG, Publik Sambut Positif Upaya Cegah Stunting dan Sejahterakan Nelayan 2026

JAYAPURA, Jurnaliswarga.id – Pemerintah Provinsi Papua terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan program pemenuhan gizi masyarakat. Salah satu langkah...

Kemendikdasmen Luncurkan Green Office dan Green Culture, Pendidikan Vokasi Siap Jadi Pelopor Lingkungan Berkelanjutan 2026

CIMAHI, JURNALISWARGA.ID – Komitmen pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan budaya kerja ramah lingkungan terus diperkuat. Melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen),...

Kemendikdasmen Perkuat SipLah dan UMK-K, Pengadaan Pendidikan Makin Transparan dan Dorong Ekonomi Daerah 2026

PADANG, JURNALISWARGA.ID – Komitmen pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung...

Kemendiktisaintek Percepat Hilirisasi Riset, Prime Step 2026

YOGYAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperkuat transformasi ekonomi berbasis inovasi dengan mendorong percepatan hilirisasi hasil...

Kemendiktisaintek Percepat Sma Unggul Garuda Konawe Selatan, Siap Cetak Generasi Emas Berdaya Saing Global 2026

KONAWE SELATAN, JURNALISWARGA.ID – Komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia kembali ditunjukkan melalui percepatan pembangunan SMA Unggul Garuda Baru di...

 

ARTIKEL TERKAIT