Kang Tebe Sukendar Tantang Bahlil Lahadalia untuk Ungkap Identitas “Raja Jawa”

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Ketua Umum DPP Paquron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI), Kang Tebe Sukendar, secara tegas menantang Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk mengungkap identitas sosok “Raja Jawa” yang disebut dalam pidatonya pada Musyawarah Nasional XI Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Rabu, 21 Agustus 2024.

Dalam pidatonya, Bahlil melontarkan pernyataan yang memicu kontroversi, “Kita harus lebih paten lagi. Soalnya, Raja Jawa ini kalau kita main-main, celaka kita.” Pernyataan ini menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat, dan Kang Tebe Sukendar mendesak Bahlil untuk tidak menyembunyikan siapa yang dimaksud dengan “Raja Jawa” tersebut.

“Kita semua berhak tahu siapa yang dimaksud Bahlil sebagai ‘Raja Jawa’. Jangan buat masyarakat bingung dengan pernyataan yang tak jelas,” ujar Kang Tebe dengan tegas saat diwawancarai, Sabtu (24/08/2024).

Baca Juga:  Rahmad Sukendar: Kejati Sumbar Diduga Takut Penguasa, Kasus Sertifikat Tanah Kaum Maboet Mandek

Kang Tebe Sukendar Tantang Bahlil Lahadalia untuk Ungkap Identitas “Raja Jawa”

Kang Tebe mengingatkan bahwa pernyataan yang ambigu di tengah situasi sosial-politik yang sensitif saat ini bisa memicu keresahan. Ia menuntut Bahlil untuk berbicara secara terbuka dan menyebutkan secara jelas siapa yang dimaksudnya, agar tidak ada spekulasi yang meresahkan.

“Jika Bahlil ingin memberikan peringatan, seharusnya dia berani menyebut siapa ‘Raja Jawa’ itu. Jangan setengah-setengah,” lanjut Kang Tebe.

Menanggapi polemik ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dengan tegas menolak relevansi istilah “Raja Jawa” dengan situasi saat ini. “Raja Jawa itu urusan masa lalu, bukan sekarang,” kata Airlangga pada Kamis (22/08/2024).

Baca Juga:  Tiga Geopark Indonesia Berhasil Pertahankan Status ‘Green Card’ UNESCO untuk 2026–2029

Kang Tebe Sukendar Tantang Bahlil Lahadalia untuk Ungkap Identitas “Raja Jawa”

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh, menyerahkan interpretasi sepenuhnya kepada publik. “Itu pernyataan politik dalam konteks partai. Silakan masyarakat menafsirkan sendiri,” ujar Hasan di Istana Kepresidenan.

Politisi senior Partai Golkar, Idrus Marham, menyebut pernyataan Bahlil hanya sebagai guyonan politik yang tidak mewakili sikap resmi partai. “Jangan disamakan pernyataan politik dengan candaan,” kata Idrus.

Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, enggan menanggapi lebih lanjut. “Saya tidak tahu apa yang dimaksud dengan ‘Raja Jawa’ dalam pidato itu,” kata Sultan saat menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada 2024 di Yogyakarta. (Red/nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pertamina Proyeksikan LPG 3 Kg dan Solar Kepri Kelebihan Kuota

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Pertamina memproyeksikan penyaluran gas LPG 3 Kg dan solar di Kepulauan Riau berpotensi mengalami kelebihan kuota.Proyeksi Kelebihan Kuota LPG 3 KgDalam informasi yang tersedia, Pertamina memproyeksikan penyaluran gas LPG 3 Kg dan solar di Kepulauan Riau berpotensi

Pemprov Kepri Perkuat Layanan Informasi Publik lewat Klik PPID

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Pemprov Kepri memperkuat layanan informasi publik melalui Klik PPID.Layanan Informasi Publik melalui Klik PPIDInformasi tersebut tercantum dalam daftar berita Pemprov Kepri bertanggal 1 Oktober 2026. RSS sumber tidak memuat uraian lebih lanjut mengenai pelaksanaan,

Sekda Misni Lantik PNS dan Pejabat Fungsional Pemprov Kepri

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Sekda Misni melantik PNS dan pejabat fungsional Pemprov Kepri.Sekda Misni Lantik PNS Pemprov KepriBerita mengenai Sekda Misni melantik PNS dan pejabat fungsional Pemprov Kepri tercantum dalam item RSS terpilih.Informasi yang tersedia tidak memuat jumlah PNS dan pej

Gubernur Ansar Bahas Perumahan ASN dan Digitalisasi Daerah

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Gubernur Ansar menerima audiensi BTN untuk membahas perumahan ASN hingga digitalisasi daerah.Perumahan ASN dan Digitalisasi DaerahInformasi tersebut tercantum dalam judul berita Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang dipublikasikan pada 1 Oktober 2026. Item RSS ti

Pemprov Kepri dan ANTAM Perkuat Fasilitas Publik

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Pemprov Kepri dan PT ANTAM bersinergi untuk memperkuat fasilitas publik di Taman Kota Kijang.Informasi tersebut tercantum dalam judul berita Pemprov Kepri yang dipublikasikan pada 1 Oktober 2026. Sumber RSS tidak memuat uraian mengenai bentuk sinergi, fasilitas yan

 

ARTIKEL TERKAIT