Kasus Bonsai Kabupaten Lingga: Lambannya Kinerja Kejati Kepri Disorot Publik  

Batam, Jurnaliswarga.idKetua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Tubagus Rahmad Sukendar, menyoroti lambannya penanganan dugaan korupsi pengadaan bonsai di Kabupaten Lingga. Dalam kegiatan di Batam pada minggu (12/1/2025), ia mengkritik kurangnya langkah konkret dari Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) dan Kejaksaan Negeri Lingga dalam mengusut kasus yang menjadi perhatian publik ini, meskipun bukti-bukti kuat telah tersedia.

“Penanganan kasus bonsai Kabupaten Lingga seolah terhenti tanpa kejelasan. BPI KPNPA RI akan membawa persoalan ini ke Menko Polhukam Budi Gunawan agar penegakan hukum tidak terhambat, apalagi jika benar ada keterlibatan pejabat tinggi Pemkab Lingga,” ujar Tubagus Sukendar

Aksi Protes dan Tuntutan Transparansi

Desember 2024 lalu, Koordinator Wilayah Melayu Raya Kabupaten Lingga, Zuhardi, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Negeri Lingga untuk mendesak percepatan penanganan kasus ini.

“Kasus ini sudah menyebar ke publik dan menjadi perhatian luas. Namun, hingga kini belum ada perkembangan berarti dari Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Agung,” kata Zuhardi, yang akrab disapa Juai, Senin (11/11/2024).

Baca Juga:  Polsek Cibinong Tindak Lanjutti Berita Viral Terkait Adanya Pencurian di Lingkungan Sekolah 2024

Juai menyoroti dugaan keterlibatan Maratusholiha, istri Bupati Lingga Muhammad Nizar, dalam kasus pengadaan bibit bonsai yang diperkirakan merugikan keuangan negara hingga ratusan juta rupiah. Ia mempertanyakan adanya perlakuan istimewa terhadap pejabat yang justru menghambat proses hukum.

“Katanya, negara ini menjunjung hukum. Tapi di Lingga, hukum terasa tumpul jika menyangkut pejabat atau keluarganya. Jika masyarakat biasa yang terlibat, pasti prosesnya sudah selesai,” tegas Juai dengan nada kecewa.

Juai juga menyebut bukti-bukti kuat, seperti keterangan pemasok dan dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ditandatangani Maratusholiha, seharusnya cukup untuk mendorong proses hukum.

“Semua fakta sudah terang benderang. Kenapa kasus ini seperti dipetieskan? Kalau terus dibiarkan, ini hanya akan memperburuk citra penegakan hukum di Kabupaten Lingga,” tambahnya.

Seruan Pengambilalihan oleh Kejati Kepri

Masyarakat Lingga mendesak Kejati Kepri untuk mengambil alih kasus ini guna mempercepat proses hukum dan menghindari kesan negatif terhadap kinerja kejaksaan di wilayah tersebut.

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Ajukan RDP Dengan Komisi 3 DPR Sikapi Kasus Korupsi,Pertambangan Ilegal dan Penerimaan Polri 2025

“Penanganan yang lamban akan menjadi preseden buruk. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum semakin runtuh,” tegas Juai.

BPI KPNPA RI juga menyerukan agar kasus ini ditangani tanpa pandang bulu. Tubagus Sukendar mengingatkan bahwa penegakan hukum yang tegas dan adil adalah kunci menjaga kepercayaan publik.

“Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Aparat harus berani memproses siapa pun yang terlibat, termasuk pejabat atau keluarganya. Jika hukum dibiarkan tumpul ke atas, publik akan semakin kehilangan harapan,” pungkas Tubagus Sukendar

Jika Kejati Kepri tidak mengambil alih Kasus Korupsi Bonsai Kabupaten Lingga maka akan menjadi preseden buruk dalam penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi di Kepri

Langkah cepat dan transparan dari Kejati Kepri maupun Kejari Lingga diharapkan dapat memulihkan citra institusi penegak hukum serta memberikan keadilan bagi masyarakat Kabupaten Lingga ujar Tebe Sukendar

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Direktur RSUD Ciawi Buka Ruang Aspirasi untuk Perkuat Pelayanan 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — RSUD Dr. KH Idham Chalid Kabupaten Bogor terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dengan melibatkan masyarakat secara langsung melalui Forum Konsultasi Publik...

Sekda Bogor Dorong ASN Profesional dan Utamakan Pelayanan 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor meningkatkan profesionalisme,...

Bupati Bogor Dukung Atlet Disabilitas Bidik Juara Umum Peparda 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pengembangan olahraga disabilitas mendapat apresiasi dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor. Dukungan Bupati Bogor...

Kasdim 1431 Bombana Tekankan Disiplin dan Semangat Pengabdian

BOMBANA, JURNALISWARGA.ID — Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto menegaskan pentingnya disiplin, soliditas, dan semangat pengabdian bagi seluruh prajurit dalam menjalankan...

Bagus Karyo: Pemerintah Perlu Bongkar Akar Masalah Karhutla 2026

MERAUKE, JURNALISWARGA.ID — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian praktisi kehutanan dan peneliti ekologi politik, Bagus...

 

ARTIKEL TERKAIT