KPK Dinilai Masuk Angin, Rahmad Sukendar: Jaksa Agung Tunjukkan Taring Bongkar Korupsi Tambang Nikel

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Langkah tegas Kejaksaan Agung RI kembali menjadi sorotan publik. Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Informasi yang dihimpun menyebutkan, tim penyidik menggeledah ruang Direktorat Pengukuhan Kawasan Hutan selama kurang lebih enam jam guna mencari dokumen dan barang bukti penting.

Langkah cepat Kejaksaan Agung ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar. Ia menilai penggeledahan tersebut sebagai bukti nyata bahwa Kejaksaan Agung serius membongkar praktik korupsi di sektor sumber daya alam yang selama ini rawan disalahgunakan.

Baca Juga:  Presiden Joko Widodo Bertolak ke Jawa Barat untuk Kunjungan Kerja

“Kasus tambang nikel ini bukan perkara kecil. Ini menyangkut pengelolaan kekayaan negara, kawasan hutan, serta dampak lingkungan dan ekonomi masyarakat. Karena itu, saya menilai Kejaksaan Agung telah menunjukkan keberanian dan komitmen nyata dalam memberantas korupsi kelas kakap,” ujar Rahmad, Rabu (7/1).

Rahmad menegaskan, selama ini masyarakat kerap dibuat kecewa oleh lambannya penanganan kasus-kasus besar yang melibatkan kepentingan elite dan korporasi. Ia pun menyoroti kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilainya belum menunjukkan langkah signifikan dalam perkara tambang nikel tersebut.

“Ketika KPK terkesan pasif dan seperti masuk angin, justru Kejaksaan Agung tampil ke depan dan menunjukkan taringnya. Ini harus menjadi momentum bahwa hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Baca Juga:  Perayaan 5 Tahun WTBOS sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO: Hadirkan Kemegahan di Sawahlunto

Menurut Rahmad, pengusutan kasus tambang nikel di Konawe Utara harus dilakukan secara menyeluruh, tidak berhenti pada penggeledahan semata. Ia meminta penyidik menelusuri aliran dana, peran aktor intelektual, serta pihak-pihak yang diduga memuluskan perizinan tambang di kawasan hutan.

“Jangan hanya menyentuh pelaku lapangan. Siapa pun yang terlibat, baik pejabat, pengusaha, maupun pihak yang membekingi, harus diproses hukum. Publik menunggu penetapan tersangka dan pengembalian kerugian negara,” katanya.

Rahmad juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal proses hukum agar tidak terjadi intervensi maupun upaya pelemahan penegakan hukum.

“Gerak cepat Kejaksaan Agung patut diapresiasi dan harus didukung penuh oleh masyarakat. Ini ujian nyata komitmen negara dalam memberantas korupsi di sektor sumber daya alam,” pungkas Rahmad. (Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rudy Susmanto Perkuat Pembangunan Bogor Berbasis Data 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran melalui penguatan kebijakan berbasis data....

Rudy Susmanto Dorong Infrastruktur Hijau dan Ekonomi Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Bogor yang berkelanjutan melalui keseimbangan antara pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan, dan...

Nanik Perkuat Program MBG Lewat Efisiensi dan Tepat Sasaran 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menegaskan komitmennya untuk memperkuat kebermanfaatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui langkah-langkah efisiensi,...

Prabowo Lantik Nanik Kepala BGN dan Said Iqbal Penasehat Presiden, Perkuat Program Nasional 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Presiden RI Prabowo Subianto kembali memperkuat jajaran pemerintahannya dengan melantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta Penasihat Khusus...

Kementan dan Polri Bergerak, Harga Sawit Petani Dijaga 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Satgas Pangan Polri mengambil langkah tegas untuk melindungi jutaan petani kelapa sawit dari dugaan praktik...

 

ARTIKEL TERKAIT