Mantan Suami Ingin Rujuk Di Tolak
Ini Yang dilakukan Mantan

Makasar, (MGA) – dugaan perampasan dengan tindak kekerasan yang terjadi di jalan Tanjung Alang kelurahan sambung Jawa kecamatan Mamajang kota Makassar Sepekan yang lalu.

H. Ady mantan suami Andi SK diduga melakukan tindakan arogansi terhadap A. SK, saat hendak mengantar jahitan pakain di pasar senggol, ditengah jalan pelaku menabrak motor korban A.Sk.

Sontak kaget, korban mengatakan pada pelaku, “jangan halangi jalan saya dan jangan ganggu saya serta buat saya malu,” Ungkapnya.

Tak menghiraukan ucapan korban, pelaku tetap melakukan aksi arogan nya terhadap korban, dengan merampas kunci kontak motor korban dan membawa pergi.

Merasa tidak nyaman korban menghubungi anaknya, untuk menjemput dan membawakan kunci kontak serep, setelah itu korban bersama anaknya dan satu orang kawannya, mengunjungi rumah pelaku tersebut, untuk meminta kunci motor yang dia rampas.

Selanjutnya, kedatangan korban dan anaknya untuk meminta kunci kontak motor, disambut dengan gaya arogansi layaknya bagaikan preman, dengan mendorong badan SF sambil mengancam.

SF, tak tahan melihat sikap arogan pelaku sehingga SF melayangkan tinjunya ke pelaku, menurut saksi yang melihat kejadian tersebut, SF balik dikejar dan diduga pelaku mengejar membawa benda namun jenis benda tersebut tidak di tahu.

Baca Juga:  Ambil Jam Komandan, Danrem 143/HO Brigjen TNI Ayub Akbar Beri Penekanan Kepada Seluruh Prajuritnya

Belum berakhir sampai disini, Korban pemukulan mersa di aniaya sehingga dirinya melanjutkan pelaporan ke Kepolisian Polsek Mamajang atas dugaan penganiayaan terhadap dirinya yang diduga dilakukan oleh SF.

Laporan korban diterima di Kepolisian Polsek Mamajang, dan tim opsnal Polsek melakukan penjemputan SF dan DN dirumah A SKM.

Kedua anak tersebut digiring ke Mako Polsek Mamajang untuk keterangan Terkait dugaan penganiayaan terhadap H. Ady.

Tidak cukup sampai disini, A. SKM pun melaporkan ke kepolisian Polsek Mamajang atas dugaan tindakan, H. Ady terhadap dirinya, yang diduga melakukan arogansi dan mengancam dan merampas kunci kontak motor milik A.SKM saat berjalan menuju pasar senggol.

Ketenangan dari keluarga A. SKM saat kejadian yang menimpa ibu A. SKm, membuat trauma sehingga sering mengalami sakit sakitan, bahkan tiba-tiba pingsan, akibat ulah H. Ady. pihak keluarga meminta dari kepolisian segera melakukan proses hukum terhadap terduga pelaku H. Ady.

Pihak keluarga A. SKM sangat menyangkan pihak kepolisian Polsek Mamajang belum melakukan penjemputan H. Ady atas dugaan arogan dan ancaman terhadap dirinya, sedangkan anaknya sudah ditahan di Polsek.

Baca Juga:  Proyek Akses Dermaga Pulau Lakkang Kera-kera Unhas terkesan sangat di paksakan ada apa?

Mirisnya lagi, A. Ady meminta pihak kepolisian agar A. SKM mau memaafkan dan rujuk kembali kepadanya.

Awak media NewsTv melakukan konfirmasi via Whatsapp terkait adanya peristiwa anatara keluarga A. SKM dan H. Ady ke Kanit Reskrim polsek Mamajang Iptu Sukiman.

Sukiman membenarkan adanya kejadian lapor dan terlapor antara H. Ady dan A. SKM, H. Ady melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh SF terhadap dirinya, sebaliknya A. SKM melaporkan dugaan tindak Arogansi dan pengancaman terhadap dirinya.

Kanit Reskrim menjelaskan kembali, bahwa kasus ini akan segera ditindaklanjuti sesuai proses hukum yang berlaku, namun terkai pihaknya belum melakukan penjemputan terhadap H. Ady karena masih dalam proses dan kami tetap melakukan pemeriksaan pada keduanya “imbuhnya.

Selanjutnya, dilanjutkan konfirmasi ke Kapolsek Mamajang Kompol Mariana,
Menurut penjelasan kapolsek,”kedua laporan tersebut diterima dan akan dilakukan proses pemeriksaan antara keduanya, tanpa pilih kasih, ” Tegas Mariana.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Jadikan Sensus Ekonomi Fondasi Pembangunan 2036

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor hingga 2036. Pernyataan tersebut...

Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat Darurat Terjadi di Rumah, Healthy Talk RS Pertamina Prabumulih Bekali Istri Pekerja PT PDSI

Prabumulih, 30 Agustus 2026 — Situasi darurat di rumah dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat serta tepat. Pengetahuan dasar mengenai pertolongan...

Jangan Abaikan Napas Anak Saat Kabut Asap, Ini Pesan Dokter Spesialis Anak RS Pertamina Prabumulih

Prabumulih — Langit yang mulai diselimuti kabut asap mungkin terlihat seperti persoalan udara semata. Namun bagi tubuh, terutama saluran pernapasan anak, kualitas udara yang...

Tampil Beda, RS Pertamina Prabumulih Hadirkan Jadwal Dokter Poster Film

Prabumulih - Tidak semua orang datang ke rumah sakit dengan perasaan yang sama. ada yang datang membawa harapan untuk segera sembuh, ada yang menemani orang terkasih,...

Prof. Henry Soroti SEMA MA 3/2026 soal Praperadilan

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pakar hukum pidana Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyoroti secara kritis Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2026...

 

ARTIKEL TERKAIT