Membawa Paksa Istri Orang dan AnakNya Ketum BPI KPNPA RI Minta KAPODA JABAR memberikan Sanksi Tegas kepada Anggota Sat Reskrim Polres Cimahi

Jakarta, JURNALISWARGA.IDKetua Umum BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar meminta kepada Kapolda Jabar dan KAPOLRES CIMAHI untuk bisa memberikan Sanksi tegas kepada anggota Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Cimahi Bandung yang diduga ada melakukan pelanggaran SOP dengan membawa paksa istri dan anak balita yang tidak ada kaitan dengan perkara pidana untuk menunjukkan tersangka yang menjadi Buronan Polisi tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku di Kepolisian. Minggu (1/9/2024)

Kang Tebe Sukendar menyampaikan kepada awak media bahwa diri nya mendapat aduan dari korban (DA) selaku isteri yang merasa sangat kecewa akibat perbuatan dari oknum Reskrim Polres Cimahi sudah membawa secara paksa dengan anak nya yang masih balita untuk diajak kelililing wilayah di Cimahi agar bisa dijumpakan dengan Ade tersangka penipuan dan penggelapa

Membawa Paksa Istri Orang dan AnakNya Ketum BPI KPNPA RI Minta KAPODA JABAR memberikan Sanksi Tegas kepada Anggota Sat Reskrim Polres Cimahi

Lebih lanjut Tebe Sukendar terkait adanya komplen dan keberatan dari korban serta keluarga nya meminta kepada Kapolres Cimahi memberikan tindakan atas kesalahan prosedur yang sudah dilakukan Anggota Sat Reskrim Polres Cimahi

Tambahnya semoga kedepan Pihak Sat Reskrim Polres Cimahi bisa bertindak bijaksana dan tidak gegabah dalam pelaksanaan tugas nya ujar Ketum BPI KPNPA RI kepada media ini.1/9.

Adapun kronologis kejadian tersebut yaitu pada hari sabtu tanggal 31 agustus 2024 pukul 15.30 WIB istri saya yang berinisial (DA) (39 tahun) dan anak saya( NB) (16 tahun) ( al) (7 tahun) ( fan) (8 tahun) di datangi pihak dari Sat Reskrim Polres Cimahi. Oknum polisi tersebut berjumlah lebih 4 orang masuk di rumah saya di Jalan kalidam No.135 RT 7 /RW 10 Oknum polisi di ketahui yang bernama farida, fatur dan beberapa anggota lainnya bersikap kasar terhadap keluarga saya

Baca Juga:  Polsek Cileungsi Gelar Olah TKP Dirumah Kontrakan ditemukannya Seorang Wanita Meninggal Dunia 2023

Tujuan mereka mendatangi istri saya dalam rangka meminta keterangan tersangka An.Ade ( orang kamarung) yang selama ini jadi buronan atas dugaan kasus Penipuan dan penggelapan tiga tahun lalu.

Setelah disampaikan beberapa pertanyaan,lalu istri dan anak saya di bawa ke lokasi pekerjaan pembuatan safety tank di baros RW 01 /RT04 cimahi, di mana Ade sebagai buronan Polisi bekerja.

Anak istri saya yang tidak mengetahui apa masalah yang terjadi di bawa secara paksa untuk pencarian dan pada akhir buronan polisi Ade yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum tersebut dapat di tangkap sekitar jam 15.50 WIB.

Setelah Ade ditangkap barulah Anak istri saya bisa di lepaskan dari tempat kejadian itu sekitar jam 16.30.WIB.

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Beri Apresiasi Gerak Cepat Asdm Polri Hapus Kuota Khusus dan rekpro

Mengapa Harus secara paksa membawa istri orang dan anak anak tanpa ada ijin suami dan apa sebab anak dan istri saya yang tidak ada keterlibatan dalam kasus Ade di bawa secara paksa untuk menunjukan pelaku di lokasi pekerjaan tersebut, apa kesalahan istri saya dan anak saya sampai di bawa secara paksa sampai terjadi penangkapan dan penyergapan terhadap Ade ungkap Ismail selaku suami dan Ayah dari anak-anak tersebut.minggu 1/9/ 2024

Akibat dari Permasalahan tersebut Ismail selaku Suami dan ayah dari anak-anak yang di bawah paksa oleh anggota Sat Reskrim Polres Cimahi, pada pagi minggu pagi mendatangi kantor Polres Cimahi di Bandung untuk meminta kejelasan dan menyampaikan keberatannya terhadap tindakan anggota Sat Reskrim Polres Cimahi Bandung pasalnya saya ,istri dan Anak tidak ada terlibat apapun dalam dugaan tindakan pidana kejahatan yang dilakukan oleh Ade jelas Ismail kepada awak media

Kang Tebe Sukendar meminta Kapolda Jabar dan Kapolres Cimahi memberikan sanksi tegas terhadap Anggota Sat Reskrim Polres Cimahi yang sudah sewenang wenang membawa paksa warga masyarakat tanpa prosedur yang jelas agar tidak ada lagi kejadian serupa terulang terhadap orang lain yang menjadi korban serupa

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Uang Rp75 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Merangin

JAMBI, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Reskrim Polres Merangin, Jambi, kembali menjadi sorotan. Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara...

Uang Rp16 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jabar Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi

BANDUNG, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Tipiter Polresta Bandung di wilayah Soreang mendapat sorotan serius dari Badan Peneliti Independen Kekayaan...

Satu Kepedulian Bisa Berarti: Dokter Spesialis Jiwa IHC RS Pertamina Prabumulih Bicara tentang Pencegahan Bunuh Diri

PRABUMULIH — Tidak semua orang yang sedang menghadapi persoalan berat mampu mengatakannya secara langsung. Ada yang tetap bekerja, tersenyum, berbicara dengan orang lain, dan...

IHC RS Pertamina Prabumulih Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — IHC RS Pertamina Prabumulih kembali hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian Smanda Event ke-11 yang digelar...

Sigap di Tengah Konser Utopia Band, IHC RS Pertamina Prabumulih Jadi Tim Emergency Uthopia Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — Di tengah riuhnya musik dan antusiasme para pelajar dalam Konser Band Uthopia Smanda Event ke-11 yang digelar pada 10 September 2026, kehadiran...

 

ARTIKEL TERKAIT