Home / Jakarta

Kamis, 21 April 2022 - 23:42 WIB

Publik Mendukung Agar Polri Mengusut Tuntas Jaringan Kelompok NII

Jurnaliswarga.id, Jakarta – Melalui kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi mengatakan kepada media bahwa pihaknya mengapresiasi kinerja Polri di bawah BNPT dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti teror Polri yang telah berhasil mengungkap dan menangkap petinggi organisasi terlarang Negara Islam Indonesia atau NII. Selain itu juga menangkap terduga teroris dari kelompok NII di beberapa wilayah di antaranya Sumbar, Jawa Timur, Jawa Barat dan Tangsel. Perlu di ketahui bersama bahwa ancaman teroris sangat berbahaya dan dapat merugikan negara, dan Polri harus dapat mengejar dan menangkap jaringan teroris sampai ke akarnya,” oleh karena itulah kerja keras yang di lakukan oleh BNPT dan Densus 88 dalam mengungkap jaringan NII perlu di apresiasi dan didukung oleh seluruh masyarakat. Kamis (21/4/2022)

Publik berharap Polri jangan sampai kalah dan lengah terhadap pergerakan jaringan teroris yang memanfaatkan situasi pandemi COVID-19. Jangan sampai situasi saat ini menjadi kesempatan jaringan teroris dalam merencanakan aksi, pelatihan dan perekrutan anggota. Polri harus tetap bisa membagi tugas dan tetap menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,”

Baca Juga:  Road Show Ketum BPI KPNPA RI Kunjungi Polda Sulsel Dan Polda Sulbar Sikapi Adanya Aduan Masyarakat

Kami juga mendorong agar pihak Polri terus mencari pihak-pihak yang hendak merongrong kewibawaan Pancasila dan NKRI. ”kami dukung kinerja BNPT dan Densus 88 untuk terus mencari seluas-luasnya mereka yang hendak merongrong kewibawaan Pancasila dan NKRI.

Kami juga mendukung pernyataan Presiden Jokowi agar Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta seluruh kementerian/lembaga mampu menangani modus-modus baru tindak pidana pencucian uang dan pendanaan bagi terorisme, Jokowi pun meminta agar Polri dan PPATK harus jeli dan mampu bergerak cepat, memiliki kemampuan, serta perangkat untuk menangani modus-modus baru tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme,”

Penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri juga menyita dokumen serta senjata tajam jenis golok dari kelompok teroris Negara Islam Indonesia (NII). Polisi juga menyebut kelompok NII hendak melengserkan pemerintahan saat ini yang berdaulat sebelum tahun Pemilu 2024. Dan mereka berniat untuk menggulingkan pemerintahan yang sah apabila NKRI sedang dalam keadaan kacau/chaos. Mereka juga akan melakukan berbagai kegiatan i’dad (persiapan serangan teror) secara rutin.

Baca Juga:  Menjelang Perayaan Hari Natal, Satgas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Bantu Dekorasi Gereja Di Perbatasan

Sejumlah barang bukti yang ditemukan dalam bentuk dokumen tertulis menunjukkan bahwa jaringan NII di Sumatra Barat memiliki visi-misi yang sama persis dengan NII Kartosuwiryo, yakni mengganti ideologi Pancasila dan sistem pemerintahan Indonesia saat ini dengan syariat Islam, sistem khilafah dan hukum Islam.
Merujuk data yang telah di sampaikan oleh Polri merupakan sumber informasi yang akurat, oleh karena itulah maka kami mengajak masyarakat agar dapat waspada dengan ajakan dan hasutan dari kelompok NII yang di sinyalir terus menggalang kekuatan.

Sumber:
*Azmi. Hidzaqi
*Kordinator LAKSI
*Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia

Share :

Baca Juga

Respon Relawan GAPE 2024 Soal Viral Ganjar Pranowo Telepon Pj Gubernur DKI

Jakarta

Respon Relawan GAPE 2024 Soal Viral Ganjar Pranowo Telepon Pj Gubernur DKI

Jakarta

Sejak 2019 Dorong SIPD, Stranas PK: Banyaknya Aplikasi Pengelolaan Keuangan Buka Celah Praktik Korupsi

Jakarta

Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu
Kang Tebe Sukendar Minta Jampidsus Kejaksaan Agung Tuntaskan Kasus Korupsi Timah 2024

Jakarta

Ketum BPI KPNPA RI Ucapkan Selamat Kepada Prabowo – Gibran Presiden Terpilih 2024

Jakarta

IMM DKI: Jangan Malu-malu Suarakan Budaya Persatuan dan Toleransi

Jakarta

Anggota Dewan DKI Dorong Siswa SD Berpolitik Sejak Dini

Jakarta

” Tanggapi Luhut Binsar Panjaitan, Angling Darma Minta Pejabat Negara jangan Alergi dengan OTT KPK “
Banyak Gubernur Tidak Pernah Bangun SMA Negeri Baru Saat Menjabat 2023

Jakarta

Banyak Gubernur Tidak Pernah Bangun SMA Negeri Baru Saat Menjabat 2023
Lewat ke baris perkakas