Rahmad Sukendar: Jaksa Agung Harus Turun Tangan, Ada Upaya Pembusukan di Kejaksaan Agung

Jakarta, (Jurnaliswarga.id) 13 Maret 2025 – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar, menegaskan bahwa Jaksa Agung ST Burhanuddin harus segera turun tangan untuk menenangkan situasi di internal Kejaksaan Agung. Ia menilai ada upaya pembusukan terhadap lembaga Adhyaksa yang semakin terang benderang.

Rahmad Sukendar juga mengkritik pernyataan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Harli Siregar, yang menyamakan institusi Kejaksaan Agung dengan personal Febrie Adriansyah, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Apresiasi OTT Kejari Palembang: Peringatan Tegas bagi Pejabat Korup  

“Apa yang salah dari pernyataan Kapuspenkum? Jampidsus Febrie Adriansyah justru tengah menangani berbagai kasus korupsi besar, termasuk skandal korupsi Pertamina yang diduga terlibat penyelenggara negara dan kekuatan besar . Di saat kejaksaan gencar menindak kasus besar, muncul upaya pelaporan ke KPK. Bahkan sebelumnya, Febrie sempat dikuntit oknum dari Densus 88, yang sempat heboh dan juga menjadi sorotan publik,” ujar Rahmad dalam keterangan resminya, Kamis (13/3/2025).

Sebelumnya, Harli Siregar menegaskan bahwa “satu anggota kejaksaan yang diperlakukan tidak adil, sama artinya dengan menghadapi seluruh institusi Kejaksaan Agung.” Pernyataan ini muncul setelah adanya laporan terhadap Jampidsus Febrie Adriansyah ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (12/3/2025).

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati DKI Jakarta Atas Penggeledahan Terkait Kasus Korupsi Dinas Kebudayaan

Rahmad Sukendar mengingatkan agar pihak luar tidak berupaya untuk mengembosi lembaga Kejaksaan Agung. Ia juga menekankan bahwa Jaksa Agung harus memastikan soliditas dan komando tunggal dalam tubuh Kejaksaan, terutama menjelang suksesi kepemimpinan ke depan.

“Ketua Umum BPI KPNPA RI berharap semua insan Adhyaksa bersatu padu dalam garis komando Jaksa Agung agar tidak terjadi konflik kepentingan intres menjelang suksesi pergantian kepemimpinan di Kejaksaan Agung,”tutup Rahmad Sukendar. (nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Warga Kembali Jadi Korban Jalan Rusak, Pemkab Bogor Didesak Segera Bertindak 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Buruknya kondisi infrastruktur Jalan Raya Ciherang–Ciapus kembali memakan korban jalan rusak, Pemkab Bogor disorot kinerjanya dalam menangani insfrastruktur jaalan. Seorang warga...

BPI KPNPA RI Apresiasi Menteri Agus Andrianto Bersihkan Kementerian Imipas Mulai dari Wamen hingga Kalapas dan Karutan 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id – BPI KPNPA RI menyatakan dukungan penuh kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, dalam upaya melakukan pembenahan menyeluruh di lingkungan...

Tiga Inovasi Digital Indonesia Bersinar di Ajang WSIS PBB 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Transformasi digital Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tiga inovasi digital karya anak bangsa berhasil meraih pengakuan dunia dalam...

Menkomdigi dan BNN Perkuat Pengawasan Digital Cegah Narkotika 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat langkah pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di era digital. Melalui sinergi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan...

Prabowo dan Bahlil Perkuat Ketahanan Energi, BBM Tetap Stabil 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo dan Bahlil  menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat program hilirisasi sebagai fondasi menuju kemandirian...

 

ARTIKEL TERKAIT