Rahmad Sukendar Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Polda Metro Jaya

Jakarta, JURNALISWARGA.ID – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, angkat bicara terkait dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh oknum anggota Polda Metro Jaya. Ia menilai bahwa praktik semacam ini semakin memperburuk citra institusi Polri di mata masyarakat.

“Penyalahgunaan wewenang yang banyak dilakukan oknum anggota Polda Metro Jaya membuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin menurun,” ujar Rahmad Sukendar dalam keterangannya, Senin (3/2/2025).

Rahmad juga menyoroti banyaknya laporan dari masyarakat yang masuk ke BPI KPNPA RI terkait beberapa kasus hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya dan tidak ada tindak lanjut dari Pimpinan Polda Metro untuk memastikan proses hukum tersebut berjalan sesuai dengan prosedur

Rahmad Sukendar menilai, ketegasan dalam menindak oknum yang menyalahgunakan jabatan sangat diperlukan agar citra kepolisian dapat dipulihkan.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Polsek Sukamakmur Melaksanakan Sambang kepada Tokoh Masyarakat 2023

“Kami banyak menerima aduan dari masyarakat terkait laporan polisi yang tidak berjalan. Ini semakin memperparah kinerja aparat kepolisian,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar jabatan strategis di Polda Metro Jaya segera dirotasi dengan melibatkan personel dari satuan Brimob, bukan lagi jabatan strategis ditunjuk dari reserse, guna memperbaiki citra Polri di tengah masyarakat.

“Segera saja dilakukan perombakan jabatan penting di Reskrim Polda Metro Jaya. Gunakan personel dari satuan Brimob, bukan dari reserse, agar citra kepolisian menjadi lebih baik,” tegasnya.

Pernyataan Rahmad Sukendar ini muncul di tengah kasus yang menyeret mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, yang diduga menerima suap dalam kasus pembunuhan seorang gadis remaja di Hotel Senopati, Jakarta Selatan. Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, telah menegaskan bahwa dirinya menolak suap dan tetap berkomitmen menjalankan proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Apresiasi JPU Kejagung Ajukan Banding Kasus Korupsi PT Timah Tbk

Rahmad Sukendar meminta kepada Propam Polri untuk periksa secara intensif mantan pengacara yang menerima uang sejumlah 20 miliar dan dikonfrontir dengan pihak penegak hukum yang ada menerima uang suap , tujuannya agar bisa memperjelas berapa uang yang diberikan kepada kasat reskrim Jakarta selatan dan tidak bias kemana mana

Kasus ini masih dalam penyelidikan Bidang Propam Polda Metro Jaya, yang berjanji akan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran etik atau pidana dalam proses hukum tersebut.

(DPN BPI KPNPA RI)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Percepat Rehab 6.500 RTLH, Hunian Layak Jadi Prioritas

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan target sekitar 6.500 unit rumah direhabilitasi dalam satu tahun. Program...

Bupati Bogor Perkuat Konektivitas, Empat Ruas IJD Jadi Prioritas 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan. Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, empat ruas jalan...

Bupati Mamasa Perkuat Pemerintahan Digital, Data Harus Terbuka 2026

MAMASA, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Mamasa memperkuat transformasi pemerintahan digital melalui penyusunan Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana Pemerintah Digital Kabupaten Mamasa. Langkah ini diarahkan...

Gubernur Papua Perkuat Sinergi Forkopimda untuk Percepat Pembangunan 2026

JAYAPURA, JURNALISWARGA.ID — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat komunikasi, sinergi, dan kolaborasi sebagai fondasi menjaga...

BPI KPNPA RI Bogor Kecam Sikap Inkonsistensi KPK tangani kasus di Pemkab Bogor: “Jangan Pelintir OTT Menjadi Sprindik Umum!”

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor, melayangkan kritik keras terhadap performa dan...

 

ARTIKEL TERKAIT