Rahmad Sukendar Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Polda Metro Jaya

Jakarta, JURNALISWARGA.IDKetua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, angkat bicara terkait dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh oknum anggota Polda Metro Jaya. Ia menilai bahwa praktik semacam ini semakin memperburuk citra institusi Polri di mata masyarakat.

“Penyalahgunaan wewenang yang banyak dilakukan oknum anggota Polda Metro Jaya membuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin menurun,” ujar Rahmad Sukendar dalam keterangannya, Senin (3/2/2025).

Rahmad juga menyoroti banyaknya laporan dari masyarakat yang masuk ke BPI KPNPA RI terkait beberapa kasus hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya dan tidak ada tindak lanjut dari Pimpinan Polda Metro untuk memastikan proses hukum tersebut berjalan sesuai dengan prosedur

Rahmad Sukendar menilai, ketegasan dalam menindak oknum yang menyalahgunakan jabatan sangat diperlukan agar citra kepolisian dapat dipulihkan.

Baca Juga:  Sosialisasi 4 Pilar Bersama Pengusaha Nasional, Ketua MPR RI Bamsoet: Pengusaha KADIN Harus Jadi Pengusaha Bela Negara

“Kami banyak menerima aduan dari masyarakat terkait laporan polisi yang tidak berjalan. Ini semakin memperparah kinerja aparat kepolisian,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar jabatan strategis di Polda Metro Jaya segera dirotasi dengan melibatkan personel dari satuan Brimob, bukan lagi jabatan strategis ditunjuk dari reserse, guna memperbaiki citra Polri di tengah masyarakat.

“Segera saja dilakukan perombakan jabatan penting di Reskrim Polda Metro Jaya. Gunakan personel dari satuan Brimob, bukan dari reserse, agar citra kepolisian menjadi lebih baik,” tegasnya.

Pernyataan Rahmad Sukendar ini muncul di tengah kasus yang menyeret mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, yang diduga menerima suap dalam kasus pembunuhan seorang gadis remaja di Hotel Senopati, Jakarta Selatan. Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, telah menegaskan bahwa dirinya menolak suap dan tetap berkomitmen menjalankan proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga:  PSKBI Salurkan 500 Paket Takjil Berkah di Kota Serang, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan

Rahmad Sukendar meminta kepada Propam Polri untuk periksa secara intensif mantan pengacara yang menerima uang sejumlah 20 miliar dan dikonfrontir dengan pihak penegak hukum yang ada menerima uang suap , tujuannya agar bisa memperjelas berapa uang yang diberikan kepada kasat reskrim Jakarta selatan dan tidak bias kemana mana

Kasus ini masih dalam penyelidikan Bidang Propam Polda Metro Jaya, yang berjanji akan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran etik atau pidana dalam proses hukum tersebut.

(DPN BPI KPNPA RI)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Rudy Dorong Idul Adha Tanpa Sampah Plastik, Publik Apresiasi Langkah Hijau Pemkab Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat komitmen menjaga lingkungan hidup melalui gerakan pengurangan sampah plastik...

Rudy Susmanto Pastikan 203 Petugas Kawal Kesehatan Hewan Kurban di 1.339 Titik Pemotongan Bogor

CIBINONG, Jurnaliswarga.id – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha...

Korban Jari Putus Tagih Keadilan, Publik Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Bogor 2026

KOTA BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Kasus dugaan penganiayaan berat yang menyebabkan seorang perempuan kehilangan ujung jari kelingking di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor, kembali menjadi...

Wamen Nezar Patria Ingatkan Bahaya “Penjajahan Algoritma”, Generasi Muda Diminta Kuasai Teknologi 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengingatkan generasi muda Indonesia untuk waspada terhadap ancaman baru di era digital berupa “penjajahan...

FPPI Kaltim dan Komnas HAM RI Cek Koordinat Lahan KT CAL, Sengketa dengan PT GAM Memanas 2026

BALIKPAPAN, JURNALISWARGA.ID – Sengketa lahan antara Kelompok Tani Cinta Alam Lestari (KT CAL) dan PT Ganda Alam Makmur (PT GAM) kembali memanas setelah Forum...

 

ARTIKEL TERKAIT