Ketum BPI KPNPA RI Apresiasi Kejari Serang Sudah Tahan Tersangka Kasus Korupsi Penyewaan Aset Stadion Maulana Yusuf

Jakarta, JURNALISWARGA.ID – Ketua Umum (Ketum) BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar kembali memberi Apresiasi Kejari Serang sudah bergerak cepat menindak lanjuti aduan kasus korupsi yang disampaikan BPI KPNPA RI kepada Kejaksaan Negeri Serang. Jum’at (9/8/2024)

Tebe Sukendar dalam kesempatan wawancara dengan awak media di Kantor Pusat BPI Tower jakarta Jumad (09/08/2024), menyampaikan bahwa BPI KPNPA RI memberi Apresiasi dan mendukung Kinerja Kejaksaan dalam Mengungkap Kasus Korupsi dan dalam waktu dekat BPI KPNPA RI akan memberikan Penghargaan BPI Award kepada Kejari Serang atas prestasi gemilang berhasil mengungkap dan menetapkan tersangka di kasus dugaan korupsi penyewaan Asset Pemkot Stadion Maulana Yusuf Kota Serang.

BPI KPNPA RI Propinsi Banten Siap mendukung penuh Kejaksaan dalam mengungkap kasus tindak pidana korupsi di Banten

Ketua Umum BPI KPNPA RI sudah memberikan petunjuk langsung kepada Jajaran BPI KPNPA RI Propinsi Banten untuk bergerak cepat dalam melakukan penelitian dan pengumpulan data terkait adanya kasus korupsi yang mandek penanganan di Kejaksaan juga Ketum BPI KPNPA RI perintahkan kepada semua jajaran diwilayah untuk membuka kontak pengaduan masyarakat terkait adanya penyimpangan anggaran para Penyelenggara Negara di propinsi Banten

Ketum BPI KPNPA RI Apresiasi Kejari Serang Sudah Tahan Tersangka Kasus Korupsi Penyewaan Aset Stadion Maulana Yusuf

Alhamdulilah ada satu laporan kasus tindak pidana korupsi yang dilaporkan BPI KPNPA RI Banten kepihak kejaksaan sudah mendapat tindak lanjut dan berproses sudah naik ke tingkat Penyidikan

Baca Juga:  Rahmad Sukendar Soroti Kinerja Kejati Kepri: Sudah 6 Bulan Laporan Korupsi Mandek Tanpa Progres

Seperti diketahui Kejaksaan Negeri Serang sudah melakukan Penahanan terhadap S Kadisparpora dan BA pengusaha juga ikut ditahan sebagai pihak ketiga yang melakukan pengelolaan pada aset seluas 5.689,83 meter persegi yang dibangun ruko untuk pedagang.
“Kami hari ini juga menetapkan tersangka baru untuk kasus korupsi yang kemarin saya bilang, hari ini pihak ketiga kami lakukan tindakan hukum menyusul yang inisial S kemarin, hari ini inisialnya BA, yang bersangkutan adalah pihak ketiga yang bekerjasama dengan S yang juga tidak sesuai prosedur, yang bersangkutan sudah menerima uang sewa atas 59 bangunan ruko sebesar Rp 457 juta,” kata Kajari Serang Lulus Mustofa kepada wartawan, Kamis (8/8/2024).

Ia melanjutkan tersangka BA mendapatkan izin pengelolaan diduga atas nama pribadi bukan bentuk mengatasnamakan perusahaan. Penyidik masih melakukan pendalaman terkait pihak lain yang diduga terlibat.

“Dia sebagai yang bekerja sama melakukan penyewaan lahan seluas 5.689,83 meter persegi bertempat di Stadion Maulana Yusuf,” jelasnya.

Sejauh ini, seluruh saksi yang diperiksa pada pengelolaan aset stadion ada 25 orang termasuk tersangka. Berdasarkan hasil penghitungan Kantor Jasa Penilai Publik bahwa kerugian negara yang timbul akibat penyewaan aset ini senilai Rp 483 juta.

Baca Juga:  Desakan Menguat, Kejagung Respons Dorongan BPI KPNPA RI: Kejati Jabar Diminta Percepat Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu

“Seusai dengan KJPP itu sebesar Rp 483 juta itu sebagaimana appraisal yang diminta Pemkot namun kenyataan tidak diterima pemkot,” paparnya.

“Hari ini kami tahan di rutan serang selama 20 hari ke depan di Rutan Klas IIB Serang,” tegas Lulus.

Kejari Serang sebelumnya menahan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Serang Sarnata di kasus ini. Ia ditahan karena melakukan kerja sama pengelolaan dan penyewaan aset di area stadion tanpa prosedur.

“Jadi yang bersangkutan, tersangka S melakukan perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga tanpa melalui prosedur, sebelum perjanjian kerjasama ditandatangani minimal 2 hari sebelumnya harus membayarkan sewa, kenyataannya sampai hari ini uang sewa tidak dibayar, tidak ada pemasukan ke rekening kas umum daerah senilai sesuai perhitungan penilai publik Rp 483 juta,” kata Kajari Serang Lulus pada Selasa (30/7/) lalu.

Proses sewa itu dilakukan terhadap tanah kosong milik Pemkot Serang tertanggal 16 Juni 2023. Saat ini, sudah dibangun kurang lebih 59 tempat lapak pedagang dan masih ada proses pembangunan.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Prof. Henry Desak Penegakan Hukum Utamakan Pembinaan, Bukan Penjara 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyerukan agar penegakan hukum dalam perkara yang berkaitan dengan persoalan administratif tetap mengedepankan keadilan, proporsionalitas,...

Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Nama Tubagus Rahmad Sukendar, yang akrab disapa Kang Tb Sukendar, dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Banten yang selama lebih dari...

Ketua APUDSI Kabupaten Bogor Apresiasi Penjaringan Calon BPD 2026

TAMANSARI, JURNALISWARGA.ID — Partisipasi masyarakat dalam proses penjaringan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah Asosiasi Pelaku Usaha...

Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan, IHC RS Pertamina Prabumulih Terima Kunjungan RS Muhammadiyah Palembang.

PRABUMULIH – RS Pertamina Prabumulih terus memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat....

BPI KPNPA RI Soroti Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor menyoroti perkembangan penegakan hukum di Kabupaten...

 

ARTIKEL TERKAIT