Ketum BPI KPNPA RI minta Mafia Minyak BBM Pertamina Di Usut Tuntas Dan Pelaku Dihukum Mati

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Rahmad Sukendar Ketua Umum BPI KPNPA RI meminta kepada Presiden Prabowo untuk memberikan perintah khusus kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin sikat habis mafia minyak BBM Di Pertamina. Kamis (27/2/2025)

Gebrakan Kejaksaan dengan melakukan pemeriksaan dan penahanan terhadap Direktur Utama Patra Niaga Pertamina sebagai pintu masuk dalam mengungkap aktor dari Mafia Minyak BBM yang melakukan korupsi Berjamaah Di Pertamina

Rahmad Sukendar juga meminta pemerintah untuk turunkan Harga BBM Dan Lenyapkan Semua Koruptor Dipertamina sampai ke tingkat di Kementrian

Sangat mustahil Jajaran Kementerian dan Pertamina tidak mengetahui adanya oplosan minyak pertalite menjadi minyak pertamax dan tentunya ada aliran dana dari hasil korupsi tersebut yang mengalir ke lingkaran penguasa negara

Ini satu ujian untuk Kejaksaan dapat membongkar jaringan penjahat korupsi Berjamaah di Pertamina

Lebih lanjut Rahmad Sukendar kembali memberi apresiasi dan dukungan kepada Kejaksaan Agung sudah berhasil mengungkap korupsi di PT Pertamina Patra Niaga

Rahmad Sukendar juga mengutuk keras terhadap pelaku koruptor berjamaah di tubuh Pertamina, karena akibat ulah mereka memicu kenaikan harga BBM di Indonesia, dan menambah penderitaan masyarakat ditengah ketidakpastian ekonomi. Kamis, 27/02/2025.

Kita melihat Jaksa Agung ST Burhanuddin di era pemerintah Prabowo sudah unjuk taring nya dengan mengungkap kasus korupsi besar di Badan Usaha Milik Negara dan ini tentu nya harus mendapatkan apresiasi serta dukungan dari semua elemen masyarakat

Kerja cepat dari Kejaksaan Agung harus diikuti jajaran kejaksaan didaerah untuk segera bergerak cepat dalam mengungkap kasus korupsi yang sudah merajalela ini

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Apresiasi Langkah Tegas Amran Sulaiman Bersihkan Kementan dari Oknum Korup

Sebagai bentuk dukungan dari BPI KPNPA RI meminta kepada Pemerintah untuk berani menerapkan hukuman Mati kepada Para Koruptor atas fenomena marak nya mega korupsi di tubuh perusahaan milik negara, PT. Pertamina Sub Holding dan anak perusahaan, PT. Pertamina Patra Niaga, yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 193 Triliun rupiah. Tegas Sukendar

Sampai saat ini, proses hukum masih berjalan di Kejaksaan agung Republik Indonesia, dan penyidik dari Jampidsus telah menetapkan direktur utama PT. Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, sebagai tersangka bersama beberapa orang petinggi di pertamina dan perusahaan swasta.

Korupsi kegiatan pengadaan impor minyak mentah ditubuh PT. Pertamina Sub Holding itu pun memantik kemarahan masyarakat Indonesia juga dari Ketum BPI KPNPA RI mengatakan bahwa dampak kelakuan jahat para petinggi di Pertamina telah menambah penderitaan masyarakat Indonesia, khususnya kalangan bawah.

“Kejahatan koruptor di PT. Pertamina Sub Holding dan anak perusahaan nya, PT. Pertamina Patra Niaga telah sebabkan penderitaan masyarakat selama puluhan tahun. Pantesan harga BBM terus melambung tinggi, pakai barcode segala lagi untuk membatasi hak masyarakat mendapatkan subsidi, sementara para bajingan itu se enaknya merampok tanpa perikemanusiaan merampok kekayaan negara, dengan memperkaya diri mereka dan kelompok mereka ” ungkap Sukendar

Ia pun meminta pemerintahan Prabowo Subianto segera menurunkan harga BBM, di Indonesia, khususnya yang bersubsidi sebagai bentuk rasa keadilan atas penderitaan masyarakat selama ini akibat ulah petinggi di tubuh PT. Pertamina yang sudah merampok kekayaan negara dan hak masyarakat Indonesia bertahun-tahun.

“Turunkan harga BBM ke 6000/liter. Dan hukum mati saja semua pelaku korupsi di Pertamina. Selama ini mereka berlagak seolah-olah paling memikirkan negara, dengan menaikkan harga BBM dan mewajibkan masyarakat menggunakan barcode untuk membatasi pembelian BBM. Ternyata tujuannya adalah untuk merampok dengan menaikkan harga dan membatasi hak masyarakat agar kuota subsidi dapat mereka curi untuk memperkaya diri mereka” Lanjut Sukendar

Baca Juga:  PSKBI Apresiasi Polda Metro Tindak Cepat Kasus Pembubaran Diskusi di Kemang, Jakarta Selatan

Rahmad Sukendar yang dikenal sangat keras dalam menyuarakan suara untuk kepentingan masyarakat itu, pun berharap agar seluruh masyarakat di Indonesia dapat menuntut hal yang sama disemua daerah, yaitu pemerintah segera menurunkan harga BBM ke 6000/liter untuk mengembalikan kerugian masyarakat yang selama bertahun-tahun telah membeli BBM dengan harga tinggi.

“Sekarang ini hanya tinggal masyarakat yang memiliki kekuatan untuk menjaga negara ini. Anggota DPR dan Kepolisian sudah tidak dapat dipercaya masyarakat. Penegak hukum hanya tinggal Kejaksaan dan KPK yang masih bisa dipercaya dan ditunggu masyarakat untuk membuktikan lembaganya sebagai penindak kejahatan korupsi

Sudah Saatnya masyarakat Indonesia bergerak dan mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mengembalikan harga BBM kepada yang wajar dan menghukum mati semua petinggi PT Pertamina, yang korupsi dan perusahaan swasta, yang melibatkan broker dan mafia minyak Riza Chalid” Sebutnya.

Hingga saat ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan 7 tersangka, antara lain, Riva Siahaan (Dirut PT. Pertamina Patra Niaga), SDS, direktur Feedstok and produk, Optimization PT. Kilang Pertamina Internasional, YF, sebagai Dirut PT. Pertamina Internasional Shipping, AP, Dan lain-lain.(nR)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

7 Comments

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

RS Pertamina Prabumulih Hadir di KBSS Sumatra 2026, Siagakan Layanan Medis di Stadion Talang Jimar

PRABUMULIH — RS Pertamina Prabumulih turut berpartisipasi dalam mendukung kelancaran kegiatan KBSS (Kumpul Bareng Scooter Sesumatra) yang diselenggarakan pada 24–25 Oktober 2026 di Stadion...

Edukasi Tanggap Darurat Remaja: Sinergi RS Pertamina Prabumulih dan Universitas Binawan Gelar Pelatihan First Aid for Teenagers di SMP YPS Prabumulih

PRABUMULIH, 26 Oktober 2026– Dalam rangka implementasi ilmu Kesehatan Masyarakat serta penguatan manajemen risiko kesehatan di lingkungan sekolah, Kartika Br Ginting Head of EHC...

LMND EKSEKUTIF KOTA DELI SERDANG DUA PERSOALAN MENGUJI TANGGUNG JAWAB PEMKAB DELI SERDANG, LMND DESAK BUPATI PASTIKAN TRANSPARANSI DAN TINDAK LANJUT! Deli Serdang, 26...

RILIS PERS LMND EKSEKUTIF KOTA DELI SERDANG DUA PERSOALAN MENGUJI TANGGUNG JAWAB PEMKAB DELI SERDANG, LMND DESAK BUPATI PASTIKAN TRANSPARANSI DAN TINDAK LANJUT!Deli Serdang, 26 Oktober...

IHC RS Pertamina Prabumulih dan Pertamina Zona 4 Bersinergi Meningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja Pertamina dan Masyarakat Kota Prabumulih

PRABUMULIH, 23 Oktober 2026 – IHC RS Pertamina Prabumulih melaksanakan audiensi dengan General Manager (GM) PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4, Heru...

Hasupa Hasundau, Gubernur Kalteng Tekankan Persatuan

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menggelar pertemuan hasupa hasundau bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat, 23 Oktober 2026.Pertemuan tersebut mempertemukan Gubernur Kalimantan Tengah dengan tokoh lintas agama dan masyarakat dalam sebuah ag

 

ARTIKEL TERKAIT