Front Mahasiswa Malut Bersatu Desak Mabes Polri Segera Panggil dan Periksa Anak Perusahan Harita Group

Jurnaliswarga.id, Jakarta – Front Mahasiswa Maluku Utara Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Mabes polri tepatnya di Jl. Jenderal Sudirman No.Kav. 55, RT.5/RW.3, Senayan, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Sejumlah masa aksi yang dilengkapi dengan saund sistem dan spanduk ini mendesak kepada Mabes Polri melalui Kabareskrim Polri agar segera memanggil dan memeriksa empat anak perusaha PT Harita Group atas dugaan dan indikasi kejahatan lingkungan dengan mencemari sumber air bersih desa kawasi dan soligi, pembuangan limbah B3 dan diduga kuat tidak memiliki izin lingkungan serta izin pembuangan limbah B3.

” Aksi kami saat ini adalah mendesak kepada Mabes polri untuk memanggil dan memeriksa empat anak perusahan milik Harita Group, diantaranya PT Trimega Bangun Persada, PT Gane Permai Sentosa, PT Mega Surya Pertiwi dan PT Halmahera Persada Lygend, karena di duga kuat telah melakukan tindak pidana lingkungan di pulau Obi,” Kata Kordinator aksi Fron Mahasiswa Maluku Utara Bersatu, Sartono Halek kepada media ini dicelah celah suasan aksi, Rabu (23/2/2022).

Baca Juga:  Ketua DPR RI Puan Maharani Sapa Warga Pulau Lombok, Bakal Blusukan di Pasar Tradisional

Bung Tono sapaan akrabnya, membeberkan bahwa empat anak perusahan milik Harita Group itu telah mengisolasi masyarakat pulau obi, hal ini karena desa kawasi dan soligi masuk dalam kawasan konsesi tambang PT Harita Group.

Ia bahkan menambahka bahwa saat ini desa kawasi dikelilingi dan di kepung oleh gedung gedung dan dua pabrik smelter milik PT Mega Surya Pertiwi dan PT Halmahera Persada Lygend, sehingga pihaknya meminta kepada Mabes polri agar segera menyelidiki konsesi tambang PT Harita yang saat ini diduga mencaplok wilyah desa kawasi.

Sementara salah satu orator aksi, Zainal Ilyas mengatakan, cukup tragis ore nikel di pulau Obi sejak tahun 2006 lalu yang dikeruk oleh PT Harita Group melalui empat anak perusahannya, dengan mengabaikan kepentingan masyarakat serta tidak memperdulikan pencemaran lingkungan yang di akibatkan melalui sendimen ore nikel yang keluar melalui smelter PT Mega Surya Pertiwi dan PT Halmahera Persada Lygend.

Baca Juga:  Ketua Umum LAI BPAN Instruksikan Anggota nya Jaga Kondusifitas Keamanan dan Tidak Terprovokasi

Hal ini menurut Alan diduga kuat sejumlah perusahan industri nikel tersebut tidak memiliki izin lingkungan serta izin pembuangan limbah B3 maupun non B3.

“Atas dugaan kejahatan lingkungan dan pelanggaran adminitrasi ini, kami meminta kepada Kapolri agar segara melakukan pemeriksaan terhadap Lim Gunawan selaku komisaris PT Halmahera Persada Lygend,” tandasnya.

Diketahui, usai aksi unjuk rasa di depan kantor Mabes polri masa aksi kemudian melanjutkan aksi di depan kantor empat anak perusahan milik Harita Group tepatnya di Gedung Panin Bank, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav.1, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270.(Tim)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Josephine Simanjuntak Desak Transparansi Sertifikasi Aset DKI Rp124 T

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Josephine Simanjuntak, mendesak Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI...

Cahaya Baru Catering Resmi Dibuka, Hadirkan Cita Rasa dan Kehangatan 2026

DEPOK, JURNALISWARGA.ID — Cahaya Baru Catering (CBC) resmi menggelar Grand Opening pada Selasa (28/7/2026), menandai dimulainya perjalanan sebagai penyedia jasa catering profesional yang mengedepankan...

LHKPN Bupati Bogor Rudy Susmanto Naik Rp3,28 Miliar, Utang Turun Rp452,5 Juta

BOGOR, Jurnaliswarga.id – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Bupati Bogor Rudy Susmanto menunjukkan perubahan nilai kekayaan dalam laporan terbaru yang disampaikan kepada Komisi...

Waasops Panglima TNI Tegaskan Kesiapan Satgas Hadapi Karhutla 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsda TNI M. Taufik Arasj, S.Sos., M.I.Pol., CHRMP, memimpin Apel Gelar Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan...

Bupati Kolaka Perkuat Harmoni Keberagaman untuk Daerah yang Maju 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Kolaka terus memperkuat komitmen menjaga persatuan, toleransi, dan stabilitas daerah sebagai fondasi pembangunan yang berkeadilan, maju, dan unggul. Bupati...

 

ARTIKEL TERKAIT