Home / Jakarta

Selasa, 1 November 2022 - 15:20 WIB

Kemenparekraf Yakin ASPERDA Bisa lewati Ancaman Resesi 2023

Fhoto Ketua Umum Asperda Didik Prasetyo Diskusi bersama Kemenkraf dan Kemenhub RI

Jakarta, MGA – Bisnis transportasi sekarang keadaannya mengkhwatikan dengan terjadinya bbm naik ,harga perunit kendaraan naik,adanya virus covid dan resesi ancaman 2023, Oleh karena itu Organisasi Asperda ( Organisasi Pengusaha Rental Daerah)Dengan adanya acara diskusi bersama dengan Kemenhub ,kemenkraf dan pejabat setempat.

Dalam melakukan kerjasama melalui diskusi agar terciptanya sinergitas antara ASPERDA dengan kepemeritahan kerjasama ini malalui Pariwista bisa menaikan Devisa indonesia terciptanya Ekonomi yang Kreatif oleh karena tu acara tersebut di lakukan Di Hotel Episode BSD Gading Serpong Tangerang Selatan Banten tanggal 27 sampai 29 Oktober 2022.

Acara yang berlangsung selama 3 hari 2 malam ini, sekaligus juga bersamaan dengan Hari Lahir Asperda yang ke 3,
Dimana Pemilihan Ketua Umum Asperda terpilih yang baru yaitu Didik Prasetyo untuk periode 2022-2025.

ASPERDA” berharap bisa turut andil dalam kebijakan pemerintah dari sektor Transportasi dan Pariwisata,

Baca Juga:  Kolaborasi Relawan Dalam Dukungan Calon Presiden Anies Baswedan

Maka itu pemerintah bisa memberikan keringanan dalam kasih kredit dengan bunga yang rendah ,otomotis cicilan rendah adapun mungkin jatuh tempo tenor di panjangin agar cicilan unit mobil nya terjangkau ,oleh karena adanya perkembangan usaha kami bisa cepat pulih bila wabah virus covid hilang dari indonesia.

Hal itu perusahaan pembiayaan bisa memberikan kebijakan yang mudah,tentunya menjadi dongkrakan bagi kami untuk cepat bangkit, Kemudahan bertransaksi dan bunga yang rendah adalah salah satu harapan bagi pengusaha di sektor transportasi ini.

Sebab bisnis rental mobil merupakan bisnis yang bersifat “high risk low return” dimana kami memiliki modal kerja lebih dari 80% dari setiap omset bulanannya.,u Seringkali kami bertransaksi kepada pemerintah bahkan badan usaha milik negara yang jatuh tempo pembayarannya jauh dibelakang, ungkap Didik Prasetyo.

Baca Juga:  Berikan Motivasi Warga, Babinsa Berikan Semangat Dalam Menjalani Usaha

Bagaimana pun sulit bagi kami yang mayoritas masih termasuk perusahaan kecil dan berkembang untuk berbisnis dengan perusahaan-perusahaan seperti itu.

Terhindarnya dari zona resesi tentu membuat kami merasa lega akan adanya inflasi yang akan semakin tinggi. sekali lagi kami ingin pemerintah bisa mempertimbangkan ASPERDA untuk dapat memberikan pandangan terhadap kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan Transportasi dan Pariwisata guna meningkatkan perekonomian para pelaku usaha khususnya Rental Kendaraan.
Itulah papar Ricky Aridiyawan selaku ketua Asperda Jabodetabek.

Dalam Diskusi kerjasama tersebut pun Sandiaga Salahudin Uno pun juga menyampaikan, yakin bahwa negara kita mampu melewati masalah masalag tersebut,
Terlebihnya lagi sektor pariwisata dan transportasi sangat berperan penting bagi pemasukan devisa negara,ungkapnya.

Besar Harapan kami agar pemerintah selalu memperhatikan dan bisa bersinergi dengan Asperda sebagai Pelaku usaha Transportasi Terbesar di Indonesia.

Sumber : Humas Panitia Asperda Indonesia
(Dimas Arif Wibowo)

Share :

Baca Juga

Jakarta

Webinar “Memupuk Prespektif Utuh Nasionalisme Generasi Z, Untuk Melawan Ideologi Transnasional”

Jakarta

DPR Sahkan 3 UU Provinsi Baru, Puan: Jaminan Hak Rakyat Papua dalam Pemerataan Pembangunan

Jakarta

Arteria Dahlan: Saya Memohon Maaf kepada Masyarakat Jawa Barat

Jakarta

Publik Mendukung Agar Polri Mengusut Tuntas Jaringan Kelompok NII

Jakarta

Puan: Perbaiki Layanan BPJS Kesehatan Sebelum Jadi Syarat Pelayanan Publik

Jakarta

Ketua Umum BPI KPNPA RI Minta Polri Kedepankan Transparansi Penyidikan Dan Profesionalisme

Jakarta

Peduli Keadaan Masyarakat Sekitar, Dandim 1702/JWY Turun Langsung Dengarkan Keluhan Masyarakat

Jakarta

Guru Besar UT: Pola feodal Sudah Ratusan Tahun, Membentuk Mentalitas Kepala Desa Sebagai Penjilat Penguasa
Lewat ke baris perkakas