Ketua BPI KPNPA RI Bogor Raya Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejagung: Skandal 514 Miliar Dana BOS dan KPK Palsu Terungkap!

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Ketua BPI KPNPA RI Bogor Raya mengambil langkah tegas dengan melaporkan sejumlah kasus dugaan korupsi ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Laporan ini mencakup beberapa kasus besar yang diduga dibiarkan tanpa tindakan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) setempat, khususnya Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.

Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) senilai Rp514 miliar, yang hingga kini tidak mendapat kejelasan hukum dengan alasan tidak adanya pelimpahan berkas dari Inspektorat Kabupaten Bogor.

Selain itu, Ketua BPI KPNPA RI Bogor Raya juga menyoroti kasus KPK Palsu, yang meskipun terdapat indikasi kuat unsur penyuapan, namun unsur tersebut tidak dimasukkan dalam proses persidangan.

Baca Juga:  Ketum BPI Rahmad Sukendar Desak Pengusutan Tuntas Longsor Tambang Gunung Kuda: “Jangan Ada yang Kebal Hukum”

Kasus lain yang turut disorot adalah dugaan korupsi dan markup dalam proyek E-Katalog Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, yang kini seolah menghilang tanpa jejak. Sejumlah kasus lain yang menimbulkan kegaduhan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor juga dilaporkan, namun hingga kini belum ada tindakan konkret dari aparat hukum.

Melalui pesan singkat WhatsApp, Kasatgas Tripikor BPI KPNPA RI Bogor, Nimbrod Rungga, berharap agar aduan masyarakat yang telah disampaikan ke Kejaksaan Agung RI mendapat atensi serius.

“Harapan kita, apa yang sudah disampaikan masyarakat, baik secara pribadi maupun melalui organisasi, agar pihak berwenang dalam hal ini Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera turun tangan melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketum BPI KPNPA RI Desak Kapolda Metro Copot Kapolsek Mampang Terkait Pembubaran Diskusi di Kemang

Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Warga Indonesia Kabupaten Bogor menegaskan bahwa pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab bersama dan hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

“Korupsi adalah musuh bersama yang harus dilawan dan dituntaskan. Siapapun pelakunya, hukum harus ditegakkan seadil-adilnya,” tegas Sekretaris Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Bogor Raya.

Dengan adanya laporan ini, publik kini menunggu respons dari Kejaksaan Agung RI untuk segera mengambil langkah hukum terhadap dugaan kasus-kasus tersebut.

(Tim Redaksi)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Direktur RSUD Ciawi Buka Ruang Aspirasi untuk Perkuat Pelayanan 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — RSUD Dr. KH Idham Chalid Kabupaten Bogor terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dengan melibatkan masyarakat secara langsung melalui Forum Konsultasi Publik...

Sekda Bogor Dorong ASN Profesional dan Utamakan Pelayanan 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor meningkatkan profesionalisme,...

Bupati Bogor Dukung Atlet Disabilitas Bidik Juara Umum Peparda 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pengembangan olahraga disabilitas mendapat apresiasi dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor. Dukungan Bupati Bogor...

Kasdim 1431 Bombana Tekankan Disiplin dan Semangat Pengabdian

BOMBANA, JURNALISWARGA.ID — Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto menegaskan pentingnya disiplin, soliditas, dan semangat pengabdian bagi seluruh prajurit dalam menjalankan...

Bagus Karyo: Pemerintah Perlu Bongkar Akar Masalah Karhutla 2026

MERAUKE, JURNALISWARGA.ID — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian praktisi kehutanan dan peneliti ekologi politik, Bagus...

 

ARTIKEL TERKAIT