Ketum BPI KPNPA RI Akan Segera Menemui Kejati Jabar Tindaklanjuti Dugaan Mark-Up Pengadaan Mebler di DPMD Kabupaten Bogor

Bogor, Jurnaliswarga.id – Tubagus Rahmad Sukendar Ketua Umum BPI KPNPA RI menanggapi adanya temuan dan pemberitaan adanya Mark Up Meubelair desa di kabupaten Bogor akan menemui Kejati Jabar dan menyerahkan data data terkait dugaan mark up tersebut untuk segera di tindak lanjuti Kejaksaan Tinggi Jawa Barat

Dalam wawancara dengan awak media pada minggu ( 12/01/25) Tebe Sukendar menyampaikan pihaknya segera bergerak menemui Kejati Jabar menindak lanjuti adanya temuan dari hasil investigasi anggota BPI KPNPA RI terkait markup pengadaan mebeulair desa dikabupaten bogor agar segera diusut tuntas dan pihak pihak yang terlibat dalam pusaran korupsi tersebut dapat diungkap ke publik

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dede Armansyah, memberikan klarifikasi terkait isu dugaan mark-up dalam pengadaan mebel untuk desa-desa di Kabupaten Bogor. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa anggaran pengadaan mebel telah dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan sistem elektronik melalui e-catalog.

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Apresiasi Kapolri Sudah Memberikan Prioritas Khusus Kepada Masyarakat di Papua 2024

“Anggaran pengadaan ini dilakukan secara transparan, dengan sistem elektronik melalui e-catalog. Anggaran setiap desa dialokasikan sekitar Rp80 juta sekian ratus ribu, dan semuanya telah disesuaikan dengan ketentuan,” ujar Dede melalui pesan Whatsapp Jumat (10/1).

Menanggapi pertanyaan mengenai harga barang yang dianggap tidak sesuai dengan kualitas, Dede menjelaskan bahwa harga di platform marketplace tidak bisa dijadikan acuan untuk menilai adanya mark-up.

“Penjual di marketplace belum tentu bisa menyediakan barang dalam jumlah besar, seperti 416 unit, dan memastikan pengiriman selesai sebelum 31 Desember. Pengalaman pribadi saya, sering kali barang di marketplace tidak sesuai spesifikasi atau bahkan tidak dikirim,” tambahnya.

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Minta Jampidsus Tidak Gentar Hadapi Ancaman Oknum Dalam Korupsi Timah Bangka Belitung 2024

Dede juga mengkritisi beberapa pemberitaan yang menyebutkan dugaan mark-up tanpa didasari data yang valid. Ia menyayangkan media yang hanya me-repost berita tanpa melakukan konfirmasi langsung kepada pihaknya.

“Sebagian besar media hanya me-repost berita yang sudah tayang. Ketika saya tanya balik dasar dugaan mark-up, mereka tidak bisa menjelaskan. Padahal klarifikasi sangat penting untuk memastikan informasi yang beredar tidak salah atau menyesatkan,” tegas Dede.

Ia mengajak seluruh pihak, termasuk media, untuk mendukung transparansi dengan memastikan informasi yang disampaikan benar-benar berdasar fakta dan data. “Saya sangat terbuka untuk klarifikasi. Jangan sampai publik atau media gagal paham karena tidak mendapat penjelasan yang sebenarnya,” tutupnya.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

9 Comments

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PT PPM Gandeng 5 Kabupaten di Lampung, Kembangkan Ketahanan Pangan dan Energi Lewat KPBU

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – PT Palma Pertiwi Makmur (PPM) mendorong pengembangan program ketahanan pangan dan energi nasional melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha...

Kadinkes Kota Bogor dr. Erna Nuraena Siagakan 474 Personel dan 63 Ambulans untuk PORPROV XV Jabar 2026

BOGOR, JurnalisWarga.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, dr. Erna Nuraena, memastikan kesiapan pelayanan kesehatan dalam mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV...

Mayapada Hospital Bogor Masuk Jajaran 12 Rumah Sakit Rujukan PORPROV XV Jawa Barat 2026

BOGOR, JurnalisWarga.id – Mayapada Hospital Bogor menjadi salah satu rumah sakit yang masuk dalam jajaran 12 rumah sakit rujukan di Kota Bogor untuk mendukung...

Dua Tahun Laporan Rospita Lubis Tak Kunjung Tuntas, Rahmad Sukendar: Propam dan Irwasda Polda Sumut Diduga Mandul! 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Rahmad Desak Kapolri Suyudi Ario Seto Turun Tangan, Evaluasi Penyidik Polres Toba dan Pengawasan Internal Polda Sumut, Ketua Umum Badan Peneliti...

BPI KPNPA RI Gelar Forum Diskusi Kepolisian, Undang Kapolda Metro Jaya Jadi Narasumber: Bahas Kinerja Polisi yang Dekat dengan Masyarakat

TANGERANG SELATAN, JURNALISWARGA.ID – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) akan menggelar Forum Diskusi bertema “Terkait...

 

ARTIKEL TERKAIT