Ketum BPI KPNPA RI Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Polri Lemah Ungkap Skandal Pagar Laut

Jakarta, JURNALISWARGA.ID – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Tubagus Rahmad Sukendar, mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menilai kepemimpinan Jenderal Listyo gagal menunjukkan ketegasan dalam menuntaskan kasus-kasus besar, termasuk skandal pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di Tangerang, Banten, yang hingga kini tak kunjung terselesaikan.

“Kapolri seharusnya bertindak tegas karena kasus pagar laut ini jelas mengandung unsur pidana. Ada sertifikat tanah dan administrasi yang sudah diterbitkan, tetapi hingga sekarang tidak ada tindakan nyata dari kepolisian,” tegas Rahmad Sukendar.

Kapolri Dinilai Tak Bertindak, Polri Jangan Jadi Penonton! Tebe Sukendar menyoroti sikap Polri yang dinilainya hanya menunggu instruksi tanpa keberanian untuk bertindak dalam kasus-kasus besar.

Baca Juga:  Gubernur Papua Lantik Pimpinan BAZNAS, Perkuat Kesejahteraan Umat 2026

“Polri seolah hanya diam dan menonton, padahal desakan sudah datang dari berbagai pihak, termasuk Presiden Prabowo, Menteri ATR/BPN, DPR, hingga masyarakat. Namun, Kapolri tetap bungkam!” kecamnya dalam keterangan pers, Jumat (31/1/2025).

Menurutnya, kelambanan Polri berpotensi menimbulkan spekulasi liar dan melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Energi bangsa ini terkuras hanya karena Polri tidak berani mengungkap siapa aktor di balik kasus pagar laut. Jika Kapolri tidak mampu bertindak, Presiden Prabowo harus segera menggantinya dengan sosok yang lebih berani!” tegasnya.

Baca Juga:  Gugah Semangat Belajar Anak-anak Perbatasan Papua, Satgas Yonif 122/TS Melalui Belajar Mengajar Di SD Negeri Mosso

Reformasi Polri, Kapolri Baru Harus Berani Bongkar Kasus Besar
Tebe Sukendar menegaskan bahwa reformasi di tubuh Polri tak bisa ditunda. Presiden Prabowo harus segera menunjuk Kapolri baru yang memiliki integritas, keberanian, dan komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi.

“Polri butuh pemimpin yang tidak hanya loyal, tetapi juga tegas dalam menegakkan hukum. Jika Kapolri saat ini takut menangani kasus besar seperti ini, bagaimana masyarakat bisa percaya pada institusi kepolisian?” tandasnya.

Trending Topic

2 Comments

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Prof. Henry Yosodiningrat: Audit BPKP Tak Bisa Jadi Bukti Kerugian Negara 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyoroti polemik mengenai kewenangan pemeriksaan atau audit untuk menentukan adanya kerugian keuangan negara dalam perkara...

Wali Kota Bogor Ajak Warga Perkuat Persatuan Lewat Doa Lintas Agama 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar doa bersama lintas agama sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik...

Presiden Prabowo Pimpin Penurunan Merah Putih di Istana Merdeka 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026) sore. Prosesi...

Presiden Prabowo Pimpin Khidmat Upacara HUT ke-81 RI di Istana

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat...

Bupati Bogor Kenang Jasa Pahlawan dalam Renungan Suci HUT RI ke 81

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor mengikuti renungan suci di Taman Makam Pahlawan Pondok...

 

ARTIKEL TERKAIT