Ketua BPI KPNPA RI Desak Kapolda Sumut: Segera Tuntaskan Kasus Mafia Tanah yang Menjerat Rospita Lubis

Tangsel, 3 Februari 2025 (JURNALISWARGA.ID)– Ketua Umum BPI KPNPA RI,Tubagus Rahmad Sukendar, melayangkan surat terbuka kepada Kapolda Sumatera Utara, menyoroti lambannya penanganan laporan dugaan mafia tanah yang dialami Rospita Lubis. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian harus segera bertindak tegas untuk memberikan keadilan bagi korban.

“Kami tidak bisa membiarkan mafia tanah terus merajalela, apalagi jika ada dugaan keterlibatan oknum aparat atau pejabat. Rospita Lubis adalah korban yang butuh perlindungan hukum, bukan kriminalisasi!” tegas Rahmad Sukendar, Senin (3/2/2025).

Laporan Rospita Lubis telah didaftarkan di Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut dengan nomor STPL/B/1524/X/SPKT/Polda Sumut, tertanggal 25 Oktober 2024. Ia mengungkapkan bahwa tanah keluarganya, yang telah digarap turun-temurun, diduga diserobot dengan menggunakan dokumen palsu.

Desak Kapolda Sumut Bertindak Tegas

Rahmad Sukendar menyoroti keterlambatan proses hukum dalam kasus ini. Menurutnya, tidak boleh ada pembiaran terhadap mafia tanah yang mengancam hak-hak masyarakat kecil.

Baca Juga:  Polsek Cileungsi 12 Orang Pelajar Yang Hendak Tawuran Berhasil di Amankan Pihak Kepolisian

“Kami menuntut Kapolda Sumut untuk menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat dengan bertindak cepat dan profesional. Jika kepolisian lamban, maka kami akan membawa masalah ini langsung ke Irwasum dan Menkopolhukam untuk memastikan keadilan ditegakkan!” tegasnya.

Apresiasi untuk Propam Polda Sumut dan Komisi III DPR

Di sisi lain, Rahmad Sukendar mengapresiasi Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut, yang telah merespons dugaan pelanggaran wewenang oleh penyidik Unit Harda Sat Reskrim Polres Toba dalam kasus ini.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, yang memberikan perhatian terhadap kasus ini. Dalam waktu dekat, Komisi III DPR akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk memanggil semua pihak terkait dan meminta pertanggungjawaban mereka.

“Kami tidak akan tinggal diam. Negara ini punya hukum, dan hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu!” ujar Rahmad Sukendar.

Baca Juga:  Ketua Umum BPI KPNPA RI Soroti Pelarangan Ibadah Natal di Bogor 2024

Dugaan Keterlibatan Oknum dan Desakan Investigasi Mafia Tanah

BPI KPNPA RI mendesak Polda Sumut segera membentuk tim investigasi guna mengusut dugaan keterlibatan oknum kepala desa, pengacara, dan mantan anggota DPRD Kabupaten Toba yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Kasus ini menjadi perhatian nasional karena menyangkut hak masyarakat kecil yang selama ini menjadi korban praktik mafia tanah. Keberpihakan aparat hukum akan menjadi tolok ukur keadilan di negeri ini.

“Jika mafia tanah terus dibiarkan, maka rakyat kecil akan selalu menjadi korban. Kami ingin melihat keberanian Kapolda Sumut dalam menindak tegas para pelaku!” pungkas Rahmad Sukendar.

BPI KPNPA RI memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, demi memastikan keadilan bagi Rospita Lubis dan masyarakat yang mengalami perampasan hak atas tanah mereka.

(Redaksi)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Rudy Dorong Idul Adha Tanpa Sampah Plastik, Publik Apresiasi Langkah Hijau Pemkab Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat komitmen menjaga lingkungan hidup melalui gerakan pengurangan sampah plastik...

Rudy Susmanto Pastikan 203 Petugas Kawal Kesehatan Hewan Kurban di 1.339 Titik Pemotongan Bogor

CIBINONG, Jurnaliswarga.id – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha...

Korban Jari Putus Tagih Keadilan, Publik Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Bogor 2026

KOTA BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Kasus dugaan penganiayaan berat yang menyebabkan seorang perempuan kehilangan ujung jari kelingking di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor, kembali menjadi...

Wamen Nezar Patria Ingatkan Bahaya “Penjajahan Algoritma”, Generasi Muda Diminta Kuasai Teknologi 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengingatkan generasi muda Indonesia untuk waspada terhadap ancaman baru di era digital berupa “penjajahan...

FPPI Kaltim dan Komnas HAM RI Cek Koordinat Lahan KT CAL, Sengketa dengan PT GAM Memanas 2026

BALIKPAPAN, JURNALISWARGA.ID – Sengketa lahan antara Kelompok Tani Cinta Alam Lestari (KT CAL) dan PT Ganda Alam Makmur (PT GAM) kembali memanas setelah Forum...

 

ARTIKEL TERKAIT