Dirjen Keuda, Fatoni: SIPD Satukan Data dan Proses Tata Kelola Pemerintahan Daerah Lebih Efektif, Efesien dan Akuntabel

JAKARTA (MGA) – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) menegaskan bahwa Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) mampu mendorong tata kelola pemerintahan di daerah kian akuntabel, efektif, dan efisien dalam mendukung satu data dan satu proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Agus Fatoni pada Rapat Koordinasi Percepatan Integrasi Perencanaan – Penganggaran Daerah di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kamis (24/11/2022).

Fatoni mengungkapkan, sebagai pembina pemerintah daerah (Pemda), Kemendagri senantiasa memacu daerah untuk selalu memperbaiki tata kelola pemerintahannya. Hal ini termasuk tata kelola keuangan daerah. Terlebih, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam berbagai kesempatan memberikan atensi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diminta tidak sekadar tersusun, tetapi juga harus bisa tersampaikan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Kunker Di Polman, Pangdam XIV/Hasanuddin Berikan Sejumlah Bantuan

“Kemudian pemerintah daerah jangan hanya sibuk menyusun SPJ (Surat Pertanggungjawaban). Dan yang ketiga juga perlunya penyerapan APBD sejak awal tahun, sehingga tidak seperti yang berlangsung selama ini APBD itu berada di akhir tahun serapannya,” ujar Fatoni.

Fatoni menyampaikan, Kemendagri telah membangun SIPD yang didalamnya mengatur proses data pembangunan daerah, mulai perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan dan pertanggungjawaban. Tak hanya itu, proses akuntansi dan pelaporan juga telah dilakukan secara elektronik, termasuk dalam proses evaluasi. Dengan demikian, melalui SIPD dapat terbangun database pengelolaan keuangan daerah secara nasional, sehingga proses analisis datanya lebih mudah.

“Koordinasi pusat dengan daerah dalam hal pengelolaan keuangan daerah lebih mudah dilakukan melalui sistem elektronik,” ujarnya.

Fatoni membeberkan sejumlah manfaat lain dari penggunaan SIPD. Sistem tersebut diyakini dapat meminimalisir anggaran Pemda dalam membangun sistem pengamanan data. Berdasarkan catatannya, banyak daerah yang telah menghemat anggarannya karena menggunakan SIPD.

Baca Juga:  Gebrakan Kapolri Tindak Tegas Mafia Perusak Citra Polri Jangan Hanya Simbolis Saja, Harus Dibuktikan Dan Berkelanjutan

Selain itu, pemerintah pusat juga dapat lebih mudah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Pemda. Sebab, sistem ini menyediakan data informasi lengkap terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pemerintah pusat juga dimudahkan dalam merumusan kebijakan yang berbasis data.

“Bagi pemerintah pusat juga akan efektif dan efisien dalam rangka melakukan pembinaan dan pengawasan, semuanya terekam, semuanya terdokumentasi, dan semuanya tersedia yang ada di situ,” terangnya.

Di lain sisi, masyarakat juga akan mendapatkan akses terhadap informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui website yang tersedia. Pelaku usaha juga bisa dengan mudah melihat kondisi daerah melalui analisis dan profile pembangunan daerah sebagai pertimbangan dalam berinvestasi. (Oking)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Dukungan Presiden Prabowo, 36 Sekolah Kota Bogor Lebih Representatif

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Dukungan Presiden Prabowo Subianto, 36 sekolah di Kota Bogor kini lebih representatif.Informasi tersebut tercantum dalam item berita Pemkot Bogor yang dipublikasikan pada 16 Oktober 2026.36 Sekolah di Kota Bogor Lebih RepresentatifJudul berita menyebut dukungan Presiden Pra

Senator Dwi Ajeng Sekar dan Dinsos Kepri Perkuat Regulasi Bencana

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Senator Dwi Ajeng Sekar dan Dinsos Kepri memperkuat regulasi penanganan bencana.Dinsos Kepri dan Regulasi BencanaJudul informasi tersebut memuat nama Senator Dwi Ajeng Sekar dan Dinsos Kepri sebagai pihak yang disebut dalam penguatan regulasi penanganan bencana. Su

Lima Guru Besar Dikukuhkan, UIN SMH Perkuat Posisi di Banten

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Lima Guru Besar UIN SMH dikukuhkan, memperkuat posisi kampus tersebut sebagai salah satu kampus unggulan di Banten.Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyatakan warga Banten tidak perlu lagi jauh-jauh berkuliah ke luar daerah. Pernyataan itu disampaikan setel

Posyandra Mugi Ikhlas Layani Warga Sindangmandi

SINDANGMANDI, JURNALISWARGA.ID - Warga Desa Sindangmandi, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, turut merasakan kenyamanan dalam memperoleh pelayanan masyarakat melalui Pos Pelayanan Desa Sejahtera (Posyandra) Mugi Ikhlas.Posyandra Mugi Ikhlas Membawa ManfaatPosyandra Mugi Ikhlas merupakan ruang pelaya

Bupati Bogor Hadiri Afternoon Tea dan Diskusi Media

CISARUA, JURNALISWARGA.ID - Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menghadiri kegiatan Afternoon Tea dan Diskusi Ringan bersama media metropolitan.Kegiatan tersebut berlangsung di Cisarua pada 15 Oktober 2026.Bupati Bogor dalam Afternoon Tea dan Diskusi RinganDalam inform

 

ARTIKEL TERKAIT