Pencabutan Kartu Pers Istana, Ketum BPIKPNPA RI: Malu-Maluin dan Tanda Pemerintah Alergi Kritik

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Pencabutan kartu liputan wartawan CNN Indonesia oleh pihak Istana usai melontarkan pertanyaan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto menuai kritik keras.

Ketua Umum BPIKPNPA RI, Rahmad Sukendar, menilai tindakan tersebut sebagai kemunduran demokrasi sekaligus tamparan bagi kebebasan pers di Indonesia.

“Ini sangat memalukan di era keterbukaan informasi publik. Wartawan bekerja berdasarkan undang-undang, bukan berdasarkan selera pejabat. Kalau hanya karena satu pertanyaan lalu wartawan dibatasi, ini jelas tanda pemerintah sedang alergi kritik,” tegas Rahmad, Minggu (28/9).

Baca Juga:  Meninjau Pemidanaan Anak: Antara Perlindungan dan Efek Jera

Rahmad menekankan, pers adalah pilar keempat demokrasi yang berfungsi sebagai kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan. Apabila ruang gerak wartawan dibungkam, masyarakat akan kehilangan akses terhadap informasi yang jujur, berimbang, dan kritis.

“Kalau pejabat tidak mau dikritik, jangan jadi pejabat. Sikap seperti ini tidak hanya merugikan insan pers, tetapi juga merugikan masyarakat luas yang punya hak untuk tahu. Tindakan itu justru menunjukkan watak kekanak-kanakan dan tidak siap menerima koreksi,” sambungnya.

Baca Juga:  Prajurit Antarkan Pemuda Perbatasan Meraih Cita - cita, Prajurit Satgas Yonif 122/TS Berikan Pembinaan Fisik dan Mental

Lebih jauh, Rahmad mendesak agar Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden segera mengembalikan kartu liputan yang dicabut serta memberikan penjelasan terbuka kepada publik. Ia juga mengingatkan agar praktik pembungkaman pers tidak lagi terjadi di kemudian hari.

“Presiden dan para pejabat harus ingat, tanpa kebebasan pers, demokrasi akan lumpuh. Jangan sampai Indonesia kembali ke zaman di mana pers dibungkam. Kita harus melangkah maju, bukan mundur,” pungkas Rahmad.(Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Ketum BPI KPNPA RI Desak Kapolda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Kanit Reskrim Polres Merangin 2026

JAMBI, JURNALISWARGA.ID – Ketua Umum (Ketum BPI KPNPA RI), Tubagus Rahmad Sukendar, mendesak Kapolda Jambi untuk mengusut tuntas dugaan pemerasan dan intimidasi yang diduga...

Komisi Daerah PELPAP GPdI Jawa Barat Gelar Youth Camp 2026

Bandung, Jurnaliswarga.id - Taman Kebon Pines Cikoleh Lembang Kab. Bandung Barat, Kamis, 30 Juni 2026, sejak pagi didatangi oleh anak muda - anak muda...

Rahmad Sukendar Desak Kapolri Copot Kapolres Pasangkayu Terkait Dugaan Penganiayaan Anggota 2026

JAKARTA, Jurnaliswarga.id – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mendesak Kapolri untuk segera mencopot Kapolres Pasangkayu dari jabatannya dan melakukan proses hukum apabila...

Ketua AJWI Bogor Dukung UPT Perbibitan Ternak Rumpin Salurkan DOC KUB untuk Peternak Desa 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (DPC AJWI) Kabupaten Bogor, Ketua Ajwi  Nimbrod, A.Md., S.Th, mengapresiasi kolaborasi antara masyarakat dengan...

Apresiasi Pencinta Al-Qur’an, Yayasan Arrayan Santoso Gelar Pengukuhan Guru dan Santri 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id – Yayasan Arrayan Santoso sukses menyelenggarakan acara Pengukuhan Para Guru dan Santri Tahfidz Al-Qur'an sebagai wujud nyata kepedulian dan apresiasi terhadap para...

 

ARTIKEL TERKAIT