Ketum BPI Rahmad Sukendar Desak Pengusutan Tuntas Longsor Tambang Gunung Kuda: “Jangan Ada yang Kebal Hukum”

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Ketum BPI Rahmad Sukendar Desak Pengusutan Tuntas Longsor Tambang Gunung Kuda: “Jangan Ada yang Kebal Hukum” seperti Kasus longsor tambang galian di kawasan Gunung Kuda, Cirebon, yang menewaskan sejumlah pekerja dan memicu kecaman publik, kini memasuki babak baru. Setelah polisi menetapkan Ketua Koperasi Pesantren dan seorang pengurus koperasi sebagai tersangka, desakan agar pihak lain yang terlibat turut diproses hukum pun menguat.

Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar, menyatakan bahwa kasus ini harus diusut hingga ke akar-akarnya.

“Kami mendesak agar pelaku lainnya juga diusut. Jangan hanya berhenti pada dua orang tersangka. Beredar informasi kuat bahwa ada oknum-oknum lain yang turut terlibat atau membekingi aktivitas tambang ilegal ini,” tegas Rahmad, Senin (2/6/2025).

Baca Juga:  Irjen Herimen Resmi Jabat Kapolda Riau, Rahmad Sukendar: “Sosok Super Jagoan Penegak Hukum”

Ia menilai bahwa proses hukum harus dilakukan secara transparan dan tanpa pandang bulu, apalagi jika menyangkut nyawa manusia dan kerusakan lingkungan.

“Jangan ada yang kebal hukum. Jika ada pejabat, aparat, atau tokoh lokal yang terlibat, harus diproses secara adil. Ini menyangkut tanggung jawab moral dan hukum,” sambungnya.

Rahmad juga menyinggung bahwa informasi yang diterima oleh pihaknya menunjukkan adanya dugaan keterlibatan sejumlah pihak yang selama ini dianggap “tak tersentuh”. Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum, khususnya Polres Cirebon dan Polda Jawa Barat, untuk mengembangkan kasus ini secara menyeluruh.

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Desak Amran Sulaiman Tindak Tegas Mafia Calo di Kementan

“Kami dari BPI KPNPA RI akan terus memantau dan mengawal kasus ini. Masyarakat juga berharap agar kasus ini menjadi momentum untuk penertiban tambang ilegal di Cirebon dan daerah lainnya,” ujar Rahmad.

Sebagai informasi, kegiatan tambang di Gunung Kuda telah lama menjadi sorotan karena dianggap merusak lingkungan dan beroperasi tanpa izin resmi. Tragedi longsor yang terjadi beberapa waktu lalu menewaskan sejumlah pekerja dan menjadi alarm keras bagi aparat dan pemerintah daerah.
(Red)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PT PPM Gandeng 5 Kabupaten di Lampung, Kembangkan Ketahanan Pangan dan Energi Lewat KPBU

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – PT Palma Pertiwi Makmur (PPM) mendorong pengembangan program ketahanan pangan dan energi nasional melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha...

Kadinkes Kota Bogor dr. Erna Nuraena Siagakan 474 Personel dan 63 Ambulans untuk PORPROV XV Jabar 2026

BOGOR, JurnalisWarga.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, dr. Erna Nuraena, memastikan kesiapan pelayanan kesehatan dalam mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV...

Mayapada Hospital Bogor Masuk Jajaran 12 Rumah Sakit Rujukan PORPROV XV Jawa Barat 2026

BOGOR, JurnalisWarga.id – Mayapada Hospital Bogor menjadi salah satu rumah sakit yang masuk dalam jajaran 12 rumah sakit rujukan di Kota Bogor untuk mendukung...

Dua Tahun Laporan Rospita Lubis Tak Kunjung Tuntas, Rahmad Sukendar: Propam dan Irwasda Polda Sumut Diduga Mandul! 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Rahmad Desak Kapolri Suyudi Ario Seto Turun Tangan, Evaluasi Penyidik Polres Toba dan Pengawasan Internal Polda Sumut, Ketua Umum Badan Peneliti...

BPI KPNPA RI Gelar Forum Diskusi Kepolisian, Undang Kapolda Metro Jaya Jadi Narasumber: Bahas Kinerja Polisi yang Dekat dengan Masyarakat

TANGERANG SELATAN, JURNALISWARGA.ID – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) akan menggelar Forum Diskusi bertema “Terkait...

 

ARTIKEL TERKAIT